Gubernur Pramono Pastikan Patung Jenderal Sudirman Tak Dipindahkan, Bakal Jadi Ikon Pedestrian Deck Dukuh Atas

AKURAT JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan Patung Jenderal Sudirman di kawasan Dukuh Atas tidak akan dipindahkan meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama PT MRT Jakarta tengah menyiapkan pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas.
Hal tersebut disampaikan Pramono saat meninjau rencana pembangunan pedestrian deck yang akan menghubungkan berbagai moda transportasi di kawasan Dukuh Atas.
Terkait posisi patung setelah proyek rampung, Pramono menegaskan bahwa Patung Jenderal Sudirman akan tetap berada di lokasi saat ini dan justru menjadi salah satu daya tarik utama kawasan tersebut.
"Nanti tempatnya itu hampir di tengah, sehingga nggak perlu dipindahkan. Saya sudah melihat detail gambarnya, sehingga tidak perlu dipindahkan bahkan menjadi tempat yang akan diingat oleh semuanya," kata Pramono.
Baca Juga: Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tegaskan Tidak Gentar Pertahankan Hak-haknya
Menurutnya, keberadaan patung tersebut akan semakin menonjol setelah pedestrian deck selesai dibangun. Pengunjung yang berada di area atas dek pejalan kaki akan dapat melihat patung dari berbagai sudut.
"Patung ini akan sangat kelihatan ketika orang melingkar di atas," ujar mantan Sekretaris Kabinet RI itu.
Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, turut memastikan bahwa desain pedestrian deck telah memperhitungkan keberadaan Patung Jenderal Sudirman sebagai bagian penting dari lanskap kawasan.
Ia menjelaskan, nantinya akan tersedia anjungan khusus di pedestrian deck yang memungkinkan masyarakat menikmati pemandangan patung dari ketinggian.
"Patung Jenderal Sudirman tetap di situ. Di dalam Pedestrian Deck nanti kita ada anjungan yang pada saat melintas di atas, itu bisa langsung melihat Patung Sudirman dari anjungan di Pedestrian Deck," kata Tuhiyat.
Diketahui, Pramono resmi mencanangkan pembangunan pedestrian deck atau jembatan 'donat' di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat (Jakpus). Pembangunan jembatan 'donat' ditargetkan rampung pada 2028.
Baca Juga: Jangan Lewatkan, Ada Potongan Harga Kereta hingga Kapal Laut Saat Libur Sekolah
Pedestrian Deck Dukuh Atas ini dirancang menjadi ruang publik sekaligus penghubung antarmoda transportasi di pusat Jakarta.
Kawasan tersebut nantinya akan mengintegrasikan MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, Kereta Bandara, dan Transjakarta. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





