Atasi Keterbatasan Lahan, Gubernur Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Baru di Jakarta pada 2027

AKURAT JAKARTA - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyetujui rencana pembangunan 11 rumah susun (rusun) baru pada tahun 2027.
Pembangunan Rusun baru ini sebagai bagian dari upaya menyediakan hunian yang lebih terjangkau bagi masyarakat di tengah keterbatasan lahan di ibu kota.
Menurut Pramono, keputusan pembangunan rusun tersebut telah disepakati dalam pembahasan anggaran untuk tahun depan.
Kehadiran hunian vertikal dinilai menjadi solusi yang paling realistis untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal warga Jakarta.
"Tadi kebetulan kami rapat mengenai anggaran. Dalam rapat anggaran saya sudah menyetujui untuk tahun depan ini kita bangun 11 rusun baru yang besar untuk memberikan kemudahan secara terbuka dan transparan bagi siapa pun untuk memilikinya ataupun menyewanya," ujar Pramono di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Ia mengakui kepemilikan rumah tapak di Jakarta semakin sulit dijangkau sebagian besar masyarakat akibat tingginya harga lahan.
Karena itu, pembangunan hunian vertikal menjadi salah satu prioritas Pemprov DKI dalam menyediakan akses perumahan yang lebih merata.
"Karena enggak mungkin Jakarta ini orang bisa memiliki lahan kecuali orang yang mampu, yang landed. Maka housing yang vertikal inilah yang menjadi kata kunci untuk itu," tuturnya.
Baca Juga: Selamat, 13 Negara Resmi Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Di sisi lain, Pramono mengungkapkan, berdasarkan laporan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), jumlah pendatang yang datang kembali ke Jakarta menunjukkan peningkatan karena ibu kota masih menjadi pusat aktivitas ekonomi nasional.
Meski demikian, politikus PDIP itu menegaskan Jakarta tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin datang, bekerja, dan berusaha.
Namun, ia mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban umum di tengah dinamika pertumbuhan kota.
"Jakarta ini kota terbuka. Siapa saja boleh datang. Siapa saja boleh berusaha di sini. Tetapi kemudian yang paling penting adalah jangan kemudian mengganggu ketertiban umum," tukas Pramono. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Nyala Ainun, Penulis Cilik Tangsel yang Telah Melahirkan 9 Buku dan Sabet Berbagai Penghargaan
- 2Buka Workshop di Japfa Food Indonesia, Wabup Intan Dorong Dunia Usaha Perkuat Pengelolaan Sampah Mandiri
- 3Profil Kapolri Baru Komjen Suyudi Ario Seto Pilihan Presiden, Sudah Disetujui DPR
- 4Kemendikdasmen Buka Pertukaran Pelajar ke Tokyo Gratis untuk Siswa SMK, Cek Syaratnya!
- 5Gandeng Warga Sunter Agung dan Papanggo, Jakpro Luncurkan Program Pemilahan Sampah Berbasis Komunitas
- 6Jetour T2 i-DM Resmi Mengaspal Bawa Bagasi Luas dan Fitur Kepraktisan Lengkap, Jadi Opsi Menarik untuk Mendukung Aktivitas Luar Ruangan
- 7Tak Perlu Cemas Titik Buta, Keterbatasan Visibilitas Belakang Jetour T2 i-DM Berhasil Teratasi Kamera 360
- 8Jetour T2 i-DM Resmi Dijual Rp 688 Juta, SUV PHEV Bergaya Boxy Bawa Kabin Modern dan Nyaman
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







