Legislator Golkar Farah Savira Minta Penyaluran Hibah Pemprov Lebih Terbuka hingga Menyentuh Masyarakat

AKURAT JAKARTA – Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar penyaluran dana hibah dilakukan secara lebih terbuka dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Hal itu disampaikan usai rapat pembahasan bersama Dinas Kebudayaan dan Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Farah mengatakan, keterbukaan dalam proses penyaluran hibah penting agar masyarakat dapat merasakan secara langsung kehadiran pemerintah, terutama bagi komunitas keagamaan.
"Tadi kita berharap bahwa proses penyaluran hibah lebih terbuka, lebih menyasar kepada masyarakat sehingga keberadaan Pemprov itu jelas kepada masyarakat, khususnya komunitas keagamaan, masjid, mushola, dan lingkungannya," kata Farah kepada wartawan.
Selain membahas Biro Dikmental, Komisi E juga mengevaluasi pelaksanaan program Dinas Kebudayaan.
Farah berharap mekanisme penyaluran hibah di sektor kebudayaan juga semakin transparan sehingga memberikan kesempatan yang lebih luas kepada berbagai komunitas.
Menurutnya, adanya efisiensi anggaran membuat sejumlah penerima hibah yang selama ini rutin menerima bantuan telah dicukupkan pada tahun ini.
Kondisi tersebut diharapkan membuka peluang bagi kelompok atau komunitas lain untuk memperoleh hibah pada tahun anggaran berikutnya.
"Penyaluran hibah ke depan juga bisa lebih terbuka. Tadi sudah dapat informasi karena efisiensi, ada beberapa penerima hibah yang memang sudah dicukupkan untuk tahun ini sehingga nanti bisa membuka kesempatan bagi penerima hibah lainnya," ujarnya.
Farah juga berharap alokasi anggaran yang selama ini lebih banyak terpusat di tingkat provinsi dapat mulai diarahkan hingga ke lingkungan masyarakat.
Anggota Komisi E DPRD DKI itu menilai, program-program pemerintah akan lebih berdampak apabila anggarannya dapat mengalir langsung ke tingkat RT dan RW melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
"Ke depan anggaran yang selama ini mungkin lebih difokuskan di tingkat provinsi, kita harapkan bisa mengalir ke masyarakat di tingkat RT maupun RW," tuturnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






