Rencana Obligasi DKI Rp3,5 T, Golkar Minta Pemprov Hitung Risiko Matang-Matang

AKURAT JAKARTA – Anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus mempersiapkan secara matang seluruh aspek sebelum menerapkan skema obligasi daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan.
Menurut Dimaz, penerbitan obligasi daerah merupakan instrumen pembiayaan yang masih tergolong baru di Indonesia sehingga memerlukan kajian menyeluruh, baik dari sisi regulasi, administrasi, maupun mitigasi risiko.
"Karena itu, perlu kita kaji dan dalami betul kesiapannya agar benar-benar menjadi solusi finansial yang tepat bagi daerah," ujar Dimaz di Gedung DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Golkar Dukung Target Retribusi Parkir DKI Rp159 Miliar di 2027, Ini Catatan Andri Santosa
Ia mengatakan, Komisi C DPRD DKI akan terus mendalami rencana tersebut melalui pembahasan lanjutan untuk memastikan penerapan obligasi daerah benar-benar memberikan manfaat bagi pembangunan Jakarta.
Dimaz juga meminta Pemprov DKI menyusun proyeksi yang jelas mengenai hasil atau output dari pendanaan obligasi daerah, termasuk potensi daya tariknya bagi investor untuk mendukung pembangunan infrastruktur.
"Setelah rapat selanjutnya akan kita bahas, baik buruknya, apa program yang bagus. Sehingga ini (obligasi) bisa menjadi hal yang baik juga," katanya.
Selain itu, Dimaz menyoroti kebutuhan pembiayaan pembangunan infrastruktur transportasi massal Light Rail Transit (LRT) Jakarta. Menurutnya, seluruh kebutuhan pendanaan proyek LRT sebaiknya dimasukkan sekaligus ke dalam skema obligasi daerah.
Ia menilai langkah tersebut akan memberikan kepastian pendanaan bagi proyek strategis tanpa harus mengandalkan penyertaan modal daerah (PMD) setiap tahun.
"Daripada setiap tahun PT Jakpro mengajukan PMD. Dengan begitu, ada kepastian keberlanjutan proyek tanpa terus membebani APBD tahunan," tandasnya.
Meski demikian, Dimaz menekankan bahwa penerapan obligasi daerah untuk membiayai pembangunan LRT tetap harus mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan skema bisnis yang disiapkan memiliki kelayakan finansial serta tata kelola keuangan yang baik agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari.
Diketahui, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menanggapi masukan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang sebelumnya mengingatkan adanya risiko utang dalam penerbitan obligasi daerah senilai Rp3,5 triliun.
Ia menegaskan rencana penerbitan obligasi daerah tersebut bukan menjadi hambatan bagi kondisi keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Menurutnya, skema tersebut merupakan bagian dari upaya mencari sumber pembiayaan alternatif atau creative financing untuk mendukung pembangunan.
"Sebenarnya obligasi Rp3,5 triliun bagi Jakarta itu bukan sebuah hambatan. Dan pasti Jakarta akan bisa menyelesaikannya dengan baik, siapapun yang akan menjadi gubernur di Jakarta. Makanya kenapa kemudian tenornya tujuh tahun," kata Pramono kepada wartawan, Selasa (28/7/2026). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





