Atasi Pengelolaan Sampah, Legislator Golkar Judistira Sebut Pansus Sampah Rencanakan Studi Banding ke Cina

AKURAT JAKARTA - Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta berencana melakukan studi banding ke Cina untuk mempelajari pengelolaan sampah di negara tersebut.
Ketua Fraksi Golkar sekaligus Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mengatakan, studi banding tersebut menjadi salah satu upaya Pansus mencari solusi atas persoalan pengelolaan sampah di Jakarta.
Menurut Judistira, Pansus telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat untuk melakukan studi banding ke sejumlah negara yang memiliki karakteristik persoalan pengelolaan sampah yang serupa dengan Jakarta.
"Jadi termasuk sebenarnya bagaimana Pansus mendorong pembangunan PSEL ya, pengelolaan sampah yang menghasilkan energi listrik," ujar Judistira saat meninjau TPS Cilincing Nagrak, beberapa waktu lalu.
"Nah kelihatannya kita sudah dapat ada persetujuan dari pusat untuk Pansus khusus pengelolaan sampah itu bisa melakukan studi banding ke negara-negara yang similar dengan Jakarta, salah satunya Cina gitu," imbuhnya.
Judistira mengatakan, rencana tersebut dilakukan karena persoalan sampah di Jakarta dinilai membutuhkan perhatian lebih serius.
Studi banding diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pola pengelolaan sampah yang dapat dipelajari untuk diterapkan di Jakarta.
"Kenapa pemerintah pusat berikan? Karena memang ini sudah perlu mendapatkan perhatian di Jakarta ini gitu," katanya.
Selain studi banding, Pansus juga tengah mendorong pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai salah satu alternatif dalam menangani persoalan sampah di Ibu Kota.
PSEL merupakan konsep pengelolaan sampah yang mengolah sampah menjadi energi listrik.
Bagi Pansus, pengembangan pengelolaan sampah semacam itu perlu dikaji sebagai bagian dari solusi jangka panjang Jakarta.
Namun, Judistira mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam pembenahan tata kelola sampah di Jakarta.
"Ini kendalanya masih ada beberapa, jadi kita lagi coba-coba memudahkan kerja-kerjanya Pak Gubernur dan Pemprov DKI ini gitu," ucapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 6Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








