Jakarta

Atasi Pengelolaan Sampah, Legislator Golkar Judistira Sebut Pansus Sampah Rencanakan Studi Banding ke Cina

Laode Akbar | 26 September 2026, 21:00 WIB
Atasi Pengelolaan Sampah, Legislator Golkar Judistira Sebut Pansus Sampah Rencanakan Studi Banding ke Cina
Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan

AKURAT JAKARTA - Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta berencana melakukan studi banding ke Cina untuk mempelajari pengelolaan sampah di negara tersebut.

Ketua Fraksi Golkar sekaligus Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mengatakan, studi banding tersebut menjadi salah satu upaya Pansus mencari solusi atas persoalan pengelolaan sampah di Jakarta.

Menurut Judistira, Pansus telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat untuk melakukan studi banding ke sejumlah negara yang memiliki karakteristik persoalan pengelolaan sampah yang serupa dengan Jakarta.

Baca Juga: Legislator Golkar Judistira Hermawan Minta Pemprov DKI Antisipasi Ancaman Cuaca Panas hingga Oktober 2026

"Jadi termasuk sebenarnya bagaimana Pansus mendorong pembangunan PSEL ya, pengelolaan sampah yang menghasilkan energi listrik," ujar Judistira saat meninjau TPS Cilincing Nagrak, beberapa waktu lalu.

"Nah kelihatannya kita sudah dapat ada persetujuan dari pusat untuk Pansus khusus pengelolaan sampah itu bisa melakukan studi banding ke negara-negara yang similar dengan Jakarta, salah satunya Cina gitu," imbuhnya.

Judistira mengatakan, rencana tersebut dilakukan karena persoalan sampah di Jakarta dinilai membutuhkan perhatian lebih serius.

Studi banding diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pola pengelolaan sampah yang dapat dipelajari untuk diterapkan di Jakarta.

"Kenapa pemerintah pusat berikan? Karena memang ini sudah perlu mendapatkan perhatian di Jakarta ini gitu," katanya.

Selain studi banding, Pansus juga tengah mendorong pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai salah satu alternatif dalam menangani persoalan sampah di Ibu Kota.

PSEL merupakan konsep pengelolaan sampah yang mengolah sampah menjadi energi listrik.

Bagi Pansus, pengembangan pengelolaan sampah semacam itu perlu dikaji sebagai bagian dari solusi jangka panjang Jakarta.

Namun, Judistira mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam pembenahan tata kelola sampah di Jakarta.

"Ini kendalanya masih ada beberapa, jadi kita lagi coba-coba memudahkan kerja-kerjanya Pak Gubernur dan Pemprov DKI ini gitu," ucapnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y