Jakarta

Gubernur Pramono Akui El Nino Berkepanjangan Jadi Tantangan Penanganan Kebakaran di Jakarta

Laode Akbar | 9 Oktober 2026, 18:46 WIB
Gubernur Pramono Akui El Nino Berkepanjangan Jadi Tantangan Penanganan Kebakaran di Jakarta
Gubernur Jakarta, Pramono Anung

AKURAT JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menekankan pentingnya langkah pencegahan untuk mengantisipasi kebakaran di ibu kota, menyusul tingginya kejadian kebakaran yang dilaporkan terjadi hampir 10 titik dalam sehari.

Pramono mengakui, kondisi El Nino yang berlangsung lebih lama dari perkiraan menjadi salah satu tantangan yang perlu dihadapi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Jadi upaya preventif tetap menjadi yang utama, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah kami persiapkan untuk secara transparan, terbuka, komunikatif dengan masyarakat, preventifnya dilakukan," kata Pramono kepada wartawan, Jumat (9/10/2026).

Baca Juga: Transit 6 Jam Tak Harus Membosankan, Thailand Ubah Penumpang Pesawat Jadi Calon Wisatawan

Ia menjelaskan, kondisi El Nino sebelumnya diperkirakan berlangsung hingga akhir September. Namun, kondisi tersebut berlanjut hingga Oktober.

"Dan kemudian kami juga kalau ada kesempatan selalu melakukan TMC, walaupun sering kali juga tidak berhasil, tetapi saya tetap memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk melakukan TMC selama ada ruang, selama ada awan," ujarnya.

Pramono mengatakan, upaya pencegahan perlu menjadi perhatian utama, termasuk untuk mengantisipasi kebakaran yang dapat meluas dan menyulitkan proses pemadaman.

Ia mengaku terus memantau perkembangan kejadian kebakaran di Jakarta, termasuk kebakaran yang terjadi pada malam sebelumnya.

"Sebab kalau sudah seperti semalam apinya membesar, tentunya apa pemadamannya menjadi lebih sulit," tuturnya.

Baca Juga: JPO Stasiun LRT Proklamasi Turun Di Badan Jalan Diprotes Warga Karena Bikin Macet, Kini Mulai Dibongkar

Untuk itu, Pramono meminta masyarakat ikut berperan dalam mencegah kebakaran dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi pemicu api di lingkungan masing-masing.

Mantan Sekretaris Kabinet RI itu mengingatkan warga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan dan memastikan instalasi listrik di rumah maupun bangunan tidak mengalami korsleting.

"Dan kami dalam hal ini meminta kepada masyarakat untuk juga membantu pemerintah daerah DKI Jakarta, jangan buang puntung rokok sembarangan, penataan listriknya jangan sampai juga korsleting, dan sebagainya. Karena ini tindakan preventif harus kita jaga bersama-sama," tukas Pramono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.