Jakarta

Perlu Langkah Darurat Atasi Polusi Jakarta, BRIN Diminta Secepatnya Lakukan Hujan Buatan

Ainun Kusumaningrum | 26 Agustus 2023, 15:42 WIB
Perlu Langkah Darurat Atasi Polusi Jakarta, BRIN Diminta Secepatnya Lakukan Hujan Buatan

AKURAT.CO - BRIN diminta secepatnya melakukan hujan buatan di wilayah DKI Jakarta sebagai langkah darurat, jangka pendek, untuk mengurangi tingkat polusi yang membahayakan.

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto meminta mengatakan, dengan sarana dan fasilitas yang dimiliki semestinya BRIN bisa melakukannya.

Dengan dapat menurunkan tim TMC (teknologi modifikasi cuaca) untuk berperan aktif menanggulangi masalah ini.

Baca Juga: Tanggapi Usulan ASN Harus Beli Kendaraan Listrik, DPRD: Kebijakan yang Aneh!

Dia yakin Tim TMC BRIN, yang sebelumnya BPPT, bisa melaksanakan tugas tersebut dengan baik.

Selama ini Tim TMC BRIN diakui andal dalam merekayasa hujan buatan," kata Mulyanto dalam keterangannya, Jumat (25/8).

Selain upaya jangka pendek bersifat darurat, Mulyanto minta Pemerintah melakukan program jangka menengah dengan prinsip penanganan pada sumber dan poluter pays.

Baca Juga: CREA Nilai WFH Tak Efektif Tekan Polusi Udara di Ibu Kota

Ia pun meminta, Pemerintah tegas dalam pelaksanaan uji emisi dan menindak pelaku yang yang jelas-jelas melepas emisi melebihi batas yang diizinkan.

Baik industri manufaktur, PLTU, pemilik kendaraan bermotor, mall, hotel, rumah sakit, dan pembakaran sampah terbuka.

Terkait dengan hal ini, menurut Mulyanto, 13 poin instruksi Mendagri kepada kepala daerah se-Jabodetabek dalam rangka mengatasi polusi udara sudah bagus dan terstruktur.

Baca Juga: Bukan Sanksi, Ibu Ketua Minta Tilang Emisi di Jakarta Utamakan Edukasi

Tinggal target dan kerangka waktunya saja yang belum jelas.

"Bila langkah tersebut dilaksanakan secara masif dan terukur, harapan kita dalam 1-2 minggu ke depan polusi udara di DKI ini sudah dapat dikurangi," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.