Merinding! Momen Anies-Cak Imin Doakan Warga Palestina di Tengah Ribuan Warga Jember

AKURAT JAKARTA - Merinding, momen Anies-Cak Imin doakan warga Palestina di tengah ribuan warga Jember dengan membaca al-fatihah.
Pasangan bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar bertemu warga Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Dalam kesempatan itu, mereka mendoakan rakyat Palestina agar segera merdeka dan menjadi bangsa yang mandiri.
Baca Juga: 2 Produk Israil Ini Paling Banyak Digunakan Warga Indonesia, Seruan Boikot Makin Kencang
"Mari berdoa untuk saudara kita di Palestina, memohon agar rakyat Palestina selamat dari gempuran Israel dan segera merdeka," kata Cak Imin.
Dia mengajak ribuan warga yang hadir dalam kegiatan jalan sehat bersarung di Jember untuk membaca surat Al-Fatihah bersama-sama.
Dia berharap, bangsa Palestina segera merdeka dan menjadi bangsa yang mandiri.
"Bangsa Indonesia diharapkan memberikan jalan keluar. Semua ikhtiar sudah dilakukan dan diplomasi oleh Menteri Luar Negeri Bu Retno sudah dijalankan, namun PBB tumpul tak berdaya," kata dia.
Menurutnya Indonesia harus memberikan pertolongan kepada rakyat Palestina. Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, bisa menolong negara lain.
"Kalau AMIN menang maka kami tolong saudara kita di Palestina, Rohingya, dan saudara muslim lainnya di dunia," ucapnya.
Muhaimin juga mengenakan pita bendera Palestina yang diikat di lengannya sebagai aksi solidaritas mendukung perjuangan rakyat Palestina dan mengecam tindakan brutal Israel.
Sementara itu, Anies Baswedan memuji Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam membela perjuangan rakyat Palestina dan mengutuk kekejaman Israel yang menyebabkan banyak warga sipil menjadi korban.
"Saya ingin sampaikan apresiasi kepada Ibu Menlu yang di dalam Sidang PBB menyampaikan sikap yang tegas, yang jelas, atas posisi Indonesia," tegasnya.
Ia mengatakan sejak awal kemerdekaan Republik Indonesia menggarisbawahi sesuatu tentang kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Sehingga penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi.
Dalam sidang darurat Majelis Umum Persatuan Bangsa-Bangsa, di New York, Amerika Serikat, Kamis (26/10), Menlu Retno mengecam Dewan Keamanan PBB yang gagal bertindak dan gagal menghasilkan tindakan yang tegas dalam konflik Palestina dan Israel.
"Kami semua hapal itu dan harus dipegang, sehingga harus diperjuangkan. Saya hormat kepada sikap yang dilakukan Kementerian Luar Negeri melalui Ibu Menlu. Sikap itu harus terus dijaga," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





