Sejarah Pemilu Pertama Tahun 1955, Ketika Bung Karno Antri untuk Mencoblos

AKURAT.CO - Dalam sejarah Indonesia, Pemilihan Umum (Pemilu) diselenggarakan pertama kali tahun 1955.
Saat itu, Pemilu dilaksanakan di era kabinet Burhanuddin Harahap.
Saat itu banyak sekali kontestan dengan 29 partai politik dan individu.
Ada hal unik ketika Pemilu 1955, yakni Presiden Soekarno yang antri ketika akan mencoblos.
Baca Juga: Sempat Dilarang Orde Baru, Begini Sejarah Dinamika Perayaan Imlek di Indonesia
Selain itu, Perdana Menteri Burhanuddin Harahap juga harus mengantri selama setengah jam.
Wakil Presiden Mohammad Hatta dan mantan Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo juga ikut antri ketika akan mencoblos.
Dalam buku Kesaksian tentang Bung Karno 1945-1967 karangan Mangil Martowidjojo, Bung Karno mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di depan halaman kantor Kementerian Penerangan.
Kantor tersebut berada di Jalan Merdeka Barat yang kini jadi kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo).
Baca Juga: Sejarah Perayaan Tahun Baru Imlek, Berikut Penjelasannya!
Saat itu, hampir semua penghuni istana ikut mencoblos di TPS tersebut.
Pada saat itu, Presiden Soekarno ingin bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus ikut andil dalam pemilu.
Bung Karno jalan kaki dari istana dan mengantri, seperti layaknya orang yang akan mencoblos.
Meski menjabat sebagai presiden pertama Indonesia, Soekarno tak meminta keistimewaan. Hal itu terbukti ketika ia antri dari belakang.
Baca Juga: Sejarah Isra Miraj, Perjalanan Nabi Muhammad SAW ke Langit ke-7 yang Sempat Diejek Kaum Quraisy
Bahkan meski panitia TPS sudah meminta Bung Karno untuk didahulukan. Namun, ayah dari Megawati Soekarnoputri tersebut tetap mengantri.
Adapun hasil dari Pemilu pertama tahun 1955 itu dimenangkan oleh Partai Nasional Indonesia (PNI) dengan 8,4 juta suara.
Di Urutan kedua ada Masyumi (7,9 juta suara), lalu Nahdlatul Ulama (6,9 juta suara) dan Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan 6,1 juta suara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





