Jakarta

3.454 Anggota Gabungan Disiapkan Amankan Hari Buruh, Dipastikan Tidak Menggunakan Semjata Api

Ainun Kusumaningrum | 30 April 2024, 23:29 WIB
3.454 Anggota Gabungan Disiapkan Amankan Hari Buruh, Dipastikan Tidak Menggunakan Semjata Api

AKURAT JAKARTA - Sebanyak 3.454 polisi disiapkan untuk mengamankan peringatan Hari Buruh atau May Day 1 Mei, besok Rabu (1/5).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, terdapat 3.454 personel gabungan Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Kodam Jaya dan Pemprov DKI.

"Kami siap mengamankan kegiatan menyampaikan pendapat di muka umum dan juga kegiatan perayaan Hari Buruh," kata dia.

Baca Juga: Jangan Lewatkan Konser Happy Asmara dan Denny Caknan di Tegal, Pasti Bikin Ambyar

Ade Ary menjelaskan pihaknya bakal mengedepankan langkah humanis saat melakukan pengamanan. Nantinya, personel yang berjaga dilarang membawa senjata api.

"Artinya anggota dilarang membawa senjata api dan besok akan dilakukan pengecekan oleh masing-masing perwira pengendali, para Kapolres saat melakukan apel persiapan pengamanan," ucapnya.

Lebih lanjut, kata Ade Ary, pihaknya juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas saat demo buruh. Namun, hal tersebut masih bersifat situasional. 

Baca Juga: Resep Nasi Liwet Ikan Teri yang Gurih dan Pedas, Kalian Bisa Bikin Sendiri di Rumah

Mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan tersebut juga mengimbau bagi para peserta aksi tersebut untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan.

"Himbauan kami bagi yang ingin menyampaikan pendapat mohon dilakukan secara aman, damai, dan tertib.

Saaling menghormati satu sama lain, melakukan aktivitas di tempat yang umum dan kami siap melakukan pengamanan dan pengawalan," katanya.

Menurut Ade Ary titik keramaian perayaan Hari Buruh di Jakarta akan dilaksanakan di sekitar kawasan Patung Kuda dan Stadion Madya Gelora Bung Karno.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.