3 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimakan Mentah, Nomor 2 Bisa Berisiko Serius!

AKURAT JAKARTA - Dokter ahli gastroenterologi dan hepatologi senior di Fortis Hospital, Dr. Shubham Vatsya, mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam mengonsumsi sayuran mentah.
Dalam wawancaranya yang dikutip dari Hindustan Times pada Sabtu (28/2/2028), ia menjelaskan ada tiga jenis sayuran yang lebih aman jika dikonsumsi dalam kondisi matang, yakni bayam, kubis, dan terong.
1. Bayam
Menurut Dr. Vatsya, bayam mentah berisiko membawa bakteri berbahaya dan parasit.
"Bayam mengandung bakteri E. coli dan telur cacing pita yang tetap hidup bahkan setelah dicuci. Ini dapat menyebabkan sakit perut, diare, dan infeksi saluran pencernaan yang sangat serius," katanya.
Selain itu, bayam mentah juga memiliki kandungan oksalat tinggi yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.
Baca Juga: Imlek Festival 2577 di Lapangan Banteng, Harmoni Budaya di Bulan Ramadhan
Dengan memasaknya terlebih dahulu, kamu bisa mengurangi kadar oksalat sekaligus membunuh bakteri yang mungkin masih menempel.
2. Kubis
Kubis sering dijadikan lalapan atau campuran salad.
Baca Juga: Jakarta Ramadhan Festival 2026, Pesta Cahaya dan Budaya di Jantung Ibu Kota
Namun, kubis mentah disebut berpotensi menjadi tempat berkembang biak larva cacing pita.
Jika telur cacing pita yang menempel pada kubis mentah masuk ke aliran darah melalui saluran pencernaan, kondisinya bisa berbahaya.
Dr. Vatsya menjelaskan parasit tersebut dapat mencapai otak dan menyebabkan neurocysticercosis, yakni gangguan serius yang memicu kejang dan masalah neurologis lain.
Baca Juga: Venue Bertaraf Internasional, PSSI Pilih Kalimantan Timur Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-17 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Bayer Leverkusen vs Stuttgart di Bundesliga, 31 Oktober 2026: Mampukah Die Werkself Pertahankan Rekor Sempurna?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




