Jakarta

Unik, Emak-emak di Tegal Jawa Tengah Rela Nangis Berjamaah Demi Bisa Bawa Pulang Piala dan Uang Tunai

Titania Isnaenin | 23 Juli 2024, 17:53 WIB
Unik, Emak-emak di Tegal Jawa Tengah Rela Nangis Berjamaah Demi Bisa Bawa Pulang Piala dan Uang Tunai

 

AKURAT JAKARTA - Unik, di Slawi Tegal Jawa Tengah mengadakan lomba tak biasa bagi para ibu-ibu yang bisa menangis secara natural.

Ya, lomba menangis menjadi viral di media sosial X karena tingkah para ibu-ibu ini bikin ngakak.

Ratusan emak-emak mendadak kumpul di lapangan sambil nangis tersendu-sendu.

Baca Juga: Viral Satpol PP Dorong Penjual Roti Hingga Hampir Terjungkal, Netizen Malah Debatkan Soal Etika Berjualan

Sekilas seperti acara berkabung yang mengiring kepergian sanak saudara ke peristirahatan terakhir.

Namun jika dilihat satu persatu dalam kerumunan itu, terlihat ekspresi emak-emak begitu sekuat tenaga mengeluarkan air mata.

Hal ini dilakukan agar mereka bisa menang dan membawa pulang hadiah.

Baca Juga: Tak Mau Sebut Wanda Hara Pakai Nama Perempuannya Agar Tak di Normalisasi, Netizen: Panggil Aja Irwansyah

Diketahui lomba nangis tersebut diadakan di taman Purbawahana yang berada di Desa Purbayasa, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Lomba nangis diadakan oleh pengelola wisata untuk keseruan semata para masyarakat. 

Adapun dalam ketentuan lomba, peserta dilarang mengusap-usap mata selama waktu perlombaan masih berlangsung.

Baca Juga: Usai Viral Karena Disebut Mengandung Bahan Kosmetik, Manajemen AOKA Sebut Produknya Lolos BPOM

Serta harus membiarkan air mata berjatuhan tanpa diusap.

Merasa jenis lomba yang tak biasa, netizen ramai berkomentar soal kompetisi satu ini.

Salah satunya akun berikut yang melihat bahwa lomba nangis ini cocok bagi siapa saja yang sering disakiti.

Atau bahkan saat overthinking tiap malam.

"Kalo ini kayaknya gw bakalan menang deh soalnya sering disakitin" tulis akun @secretthehe.

"Yang suka nangis sebelum tidur bisa nih" timpal @urfthrhead.

Kemudian seorang netizen lagi menebak, jika trik yang digunakan emak-emak adalah mengingat momen sedih.

Baik itu permasalahannya dengan sang suami atau semacamnya.

"Kelingane dong ora dicatu karo bojone nganggur ndean wkwkwk (keinget gak dikasih sama suaminya, nganggur kayaknya)" tebak akun @emelzee dalam bahasa Jawa.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.