Jakarta

Hampir 21 Tahun Berhemat dengan Makan dan Tinggal Seadanya, Pria 45 Tahun Berhasil Pensiun Dini dengan Tabungan Mencapai Rp14 Miliar

Saeful Anwar | 25 Juli 2024, 10:55 WIB
Hampir 21 Tahun Berhemat dengan Makan dan Tinggal Seadanya, Pria 45 Tahun Berhasil Pensiun Dini dengan Tabungan Mencapai Rp14 Miliar


AKURAT JAKARTA-Seorang pria berusia 45 tahun mendadak ramai jadi bahan perbincangan Netizen saat membagikan pengalamannya bisa pensiun dini.

Pria asal Jepang itu mengaku akhirnya bisa pensiun dini setelah berhemat selama 20 tahun 10 bulan demi tercapainya tujuan tersebut.

Pria yang tidak disebutkan namanya itu menceritakan pengalamannya dimana pada tahun 2000-an ia mulai mendapatkan pekerjaan yang stabil.

Baca Juga: Dikasih Waktu Tiga Hari, Paslon Pilkada DKI Dharma Pongrekun -Kun Wardhana Wajib Serahkan 500 Ribu Data Dukungan Baru, Apakah Sanggup?

Namun demikian pekerjaan yang stabil itu selalu menuntutnya untuk bekerja lembur bahkan sampai tengah malam.

Dari pekerjaan tersebut pria ini mendapatkan upah sekitar 5 juta Yen atau setara dengan Rp534 juta per tahunnya. Dari sanalah pria ini berpikir keras bagaimana cara menabung sebanyak mungkin agar bisa pensiun dini.

Namun, tingkat penghematan yang ia alami selama dua dekade terakhir membuat banyak orang bertanya-tanya apakah usahanya sepadan.

Baca Juga: Verifikasi Faktual Tahap I Belum Lolos, Bacawagub DKI Kun Wardhana: Kita Akan Lengkapi di Tahap Kedua

Dalam upayanya untuk menabung 100 juta yen atau sekitar Rp10,6 Miliar secepat mungkin, pria Jepang itu mengubah gaya hidupnya sepenuhnya.

Ia meninggalkan apartemen sewaannya dan memilih untuk tinggal di asrama perusahaan yang sederhana, di mana ia hanya membayar 30.000 yen (Rp3,2 juta) per bulan.

Ia juga tidak membeli peralatan dan furnitur yang ia butuhkan, tapi mendapatkannya dengan cara memulung, menggunakan banyak barang yang dibuang orang lain. Ia juga tidak pernah menggunakan AC di musim panas dan hanya menggunakan selimut dan kain untuk menghangatkan diri di musim dingin.

Pola makan pria ini juga mengalami perubahan paling drastis dan membuat Netizen heran. Dalam foto-foto yang ia bagikan secara rutin di media sosial, pria berusia 45 tahun yang mengunggah foto dengan nama samaran " The Man Who Will Definitely Resign " untuk memotivasi dirinya, kita dapat melihat bahwa makanannya sebagian besar terdiri dari nasi rebus dan potongan kecil buah atau sayuran. Namun, pada hari-hari yang sangat berat, makan malamnya hanya terdiri dari minuman berenergi sederhana.

Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Kamis 25 Juli 2024, Cek Informasinya di Sini

Seperti orang Jepang hemat lainnya yang pernah kami tampilkan sebelumnya, pria ini menggunakan kupon diskon untuk mendapatkan produk termurah.

Untuk menghibur diri dengan biaya murah, ia menghabiskan malamnya di asramanya dengan menonton film bertema penjara dan bercanda bahwa hidupnya sangat mirip dengan seorang tahanan.

Awal tahun ini, setelah lebih dari dua dekade berhemat, pria itu mengumumkan bahwa ia telah mencapai target tabungannya yang telah direvisi sebesar 132 juta yen (Rp14 Miliar) yang memungkinkannya untuk pensiun dini.

Baca Juga: Dosen UI Ajak Gen Z Batasi Sleep Call Demi Tingkatkan Kualitas Tidur

Sebagai bonus, pengalaman uniknya berhemat membuatnya menjadi penulis buku yang terbukti menguntungkan dan membantunya untuk pensiun lebih awal dari yang direncanakan.

Meskipun telah berupaya keras menabung sebanyak mungkin, impian pria itu untuk pensiun dini mungkin tidak akan bertahan lama, karena depresiasi yen yang drastis sejak awal tahun.

"Jika yen terus terdepresiasi, saya tidak akan pernah mencapai kebebasan finansial," kata pria itu.

"Untuk apa saya bekerja selama 21 tahun ini? Semuanya tidak ada artinya, sungguh tragis." tambahnya.

Baca Juga: GRATIS! Ada Wahana Bertema Film Deadpool & Wolverine di Senayan City Jakarta, Catat Tanggalnya Jangan Sampai Kelewatan

Pengalaman pria itu menjadi viral di Jepang dan China, dan mendapat tanggapan beragam dari netizen.

Sebagian menyatakan terkesan dengan tekad dan daya tahannya, sementara yang lain terkejut dengan gaya hidupnya, dan menambahkan bahwa merupakan mukjizat bahwa ia tidak jatuh sakit karena pola makannya yang buruk.

"Hidupnya sungguh menyedihkan," tulis seseorang

"Penghasilannya tidak sedikit di Jepang. Jika dia berinvestasi dalam bentuk emas daripada hanya menabung, dia tidak akan kehilangan begitu banyak." tambah lainnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.