Sebuah Perusahaan Dikecam Netizen Usai Pasang Lowongan Kerja dan Mengecualikan Shio Anjing

AKURAT JAKARTA - Sebuah perusahaan China dikecam karena memasang iklan lowongan pekerjaan dan meminta calon karyawan yang lahir di tahun anjing untuk tidak perlu melamar karena mereka akan otomatis ditolak.
Perusahaan yang tidak disebutkan namanya di Guangzhou, provinsi Guangdong, Tiongkok, baru-baru ini memasang iklan lowongan pekerjaan untuk staf administrasinya.
Lowongan tersebut mensyaratkan pengalaman kerja dan terbiasa dengan software, serta dikompensasi dengan gaji bulanan hingga 4.000 yuan.
Namun dalam lowongan itu ada sebuah kalimat pendek yang meminta orang-orang untuk tidak mengirimkan resume mereka jika mereka lahir di tahun anjing.
Postingan tersebut memicu kontroversi di media sosial Tiongkok, dengan banyak yang menuduh perusahaan tersebut melakukan diskriminasi, tetapi seorang sumber dari dalam organisasi tersebut mengungkapkan bahwa bos tersebut lahir di tahun naga dan percaya bahwa ia tidak cocok dengan orang-orang yang lahir di tahun anjing.
Baca Juga: 5 Aplikasi yang Paling Aman Download Video TikTok Tanpa Watermark
"Merekrut karyawan yang lahir di tahun anjing akan merugikan perkembangan perusahaan, jadi dia secara khusus menekankan bahwa 'orang anjing' tidak boleh mengirimkan resume,” tulis lowongan itu.
Diskriminasi bukanlah hal yang jarang terjadi di pasar kerja Tiongkok, namun diskriminasi zodiak ini memancing amarah di kalangan netizen.
Baca Juga: Tak Hanya SnapTik, ini Aplikasi yang Bisa Dipakai Download Video TikTok Tanpa Watermark
"Saya selalu berpikir sulit mencari pekerjaan setelah usia 35 tahun, tetapi saya tidak menyangka zodiak saya akan menjadi masalah,” tulis seseorang.
"Apa salahnya aku lahir di tahun anjing? Aku kan tidak kena rabies," komentar orang lain.
Sekedar informasi, tahun anjing adalah mereka yang lahir pada tahun 1958, 1970, 1982, 1994, 2006 dan 2018. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








