Sebelum Jadi Jokowi, Rupanya Presiden RI Ke 7 Pernah Dipanggil Dengan Sebutan Mulyono, Begini Asal Usulnya

AKURAT JAKARTA - Lagi viral di media sosial, nama Mulyono tiba-tiba muncul ditengah aksi demo tolak RUU Pilkada.
Mulyono disebut-sebut oleh netizen di media sosial X yang trending sejak Kamis (22/8) kemarin.
Dan hari ini, Mulyono masih menduduki peringkat hot topic yang telah dicuitkan oleh lebih dari 400.000 ribu warganet.
Lantas bagaimana asal usul sosok Mulyono yang belakangan diketahui nama kecil Presiden Joko Widodo itu?.
Baca Juga: Erina Gudono Disebut-sebut Netizen Mirip Marie Antoinette, Siapakah Dia?
Mulyono atau Jokowi merupakan anak pertama dari pasangan Widjiatno Notomohardjo dan Sujiatmi yang lahir pada 21 Juni 1961, di Kota Solo.
Jokowi merupakan anak satu-satunya putra dari empat bersaudara.
Saat presiden Jokowi lahir, kedua orang tuanya memberi nama Mulyono yang memiliki arti "mulia".
Baca Juga: Erina Gudono Jadi Perbincangan Hangat Media Sosial X, Imbas Pamer Liburan Mewah ke Amerika
Namun, menurut sebuah wawancara, Jokowi membeberkan bahwa nama Mulyono tak cocok untuknya.
Ia mengaku saat kecil dirinya justru sering sakit-sakitan saat menyandang nama Mulyono.
Melihat nama tersebut kurang cocok untuk bayi, kedua orang tua presiden RI Ke 7 itu memberikan nama Joko Widodo yang artinya "anak lelaki yang selamat dan sejahtera."
Perjalanan Karir Jokowi
Sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia politik, Jokowi menjalani bisnis mabel yang diwarisi keluarganya.
Baca Juga: Rapat Paripurna Tak Penuhi Kuorum, DPR RI Batal Sahkan RUU Pilkada
Ia kemudian memulai karir politiknya pada tahun 2005 dengan menjabat sebagai wali kota Surakarta.
Saat berada di bawah kepemimpinannya, Jokowi sukses membuat kota Surakarta menjadi kota yang lebih tertata, maju dan nyaman.
Berkat popularitasnya di Surakarta itu, Jokowi atau Mulyono kemudian memutuskan untuk maju sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012 silam.
Disaat ia menjabat, Jokowi banyak memberikan kebijakan populis seperti program kartu Jakarta Pintar dan pengembangan sistem transportasi umum.
Popularitas Jokowi semakin dikenal masyarakat lantaran pejabat pemerintah itu sangat doyan blusukan.
Hingga akhirnya Jokowi memutuskan untuk maju menjadi Presiden RI di tahun 2014.
Pada tahun tersebut, Jokowi berhasil melakukan pembangunan infrastruktur, perbaikan demokrasi dan peningkatan iklim investasi di Indonesia.
Yang membuat Jokowi pada tahun 2019 kembali terpilih menjadi presiden untuk dua periode.
Baca Juga: Semakin Ngawur, Netizen Kaget Ada Dokter Residen Diminta Cuci Pakaian Dalam Senior
Ditahun tersebut ia berhasil memberi kebijakan yang pro rakyat.
Seperti Kartu Pekerja, pembagian sertifikat tanah yang mampu membuat citranya semakin baik saat menjabat menjadi presiden. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

