Awas, Muncul Penyakit Baru Berbahaya: Apa Itu Diabetes Tipe 5?

AKURAT JAKARTA - Setelah puluhan tahun tidak diakui, Diabetes Tipe 5 kini resmi terdaftar sebagai penyakit baru oleh Federasi Diabetes Internasional (IDF).
IDF dalam Kongres Diabetes Dunia ke-75 di Bangkok pada 7 April 2025, menyampaikan pengakuan resmi bahwa Diabetes Tipe 5 merupakan penyakit baru yang dan harus segera ditangani.
Penetapan ini bukan sekadar simbolis, tetapi menjadi tonggak besar dalam perjalanan memahami jenis diabetes yang selama ini tersembunyi dari radar dunia medis.
Baca Juga: Sering Buang Air Kecil dan Berat Badan Turun? Waspada Gejala Diabetes pada Anak!
Tidak seperti Diabetes Tipe 2 yang erat kaitannya dengan obesitas dan pola hidup tidak sehat, Diabetes Tipe 5 justru menyerang individu kurus, khususnya remaja dan dewasa muda di negara berkembang.
Penyebab utama penyakit ini adalah kekurangan gizi kronis sejak masa anak-anak.
Dikarenakan gejalanya tidak selalu khas dan sering disalahartikan, banyak penderita menerima pengobatan yang kurang tepat atau bahkan membahayakan.
Baca Juga: Mau Ngemil Tapi Khawatir Kolesterol? Cobalah 5 Pilihan Camilan Berikut Ini!
Sebelumnya, kondisi ini sudah terdeteksi dengan istilah MODY (Malnutrition-Related Diabetes in the Young).
Profesor Meredith Hawkins dari Albert Einstein College of Medicine menyebut pengakuan ini sebagai “langkah besar dalam menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kualitas hidup penderita yang selama ini terabaikan.”
Secara medis, diabetes ini menyerang sel beta pankreas dan membuat produksi insulin terganggu, bukan karena resistensi seperti pada diabetes tipe 2.
Baca Juga: Termasuk Bisa Bantu Kurangi Stres, Inilah 6 Manfaat Luar Biasa Buah Markisa untuk Tubuh
Inilah yang membuatnya unik dan perlu pendekatan penanganan berbeda.
Banyak pasien tidak bertahan lebih dari setahun setelah diagnosis karena penanganan yang lambat dan tidak sesuai.
Saat ini, para ahli diharapkan lebih fokus mengembangkan metode diagnosis dan terapi yang sesuai agar penyakit ini bisa di tangani dengan baik.
Baca Juga: Tips Atasi Jerawat Punggung Secara Alami dan Medis, Nggak Ribet!
Langkah awal yang direkomendasikan adalah pola makan tinggi protein, rendah karbohidrat, serta penguatan asupan zat gizi mikro.
Penyakit ini memang baru diakui secara resmi, tapi bukan berarti baru muncul.
Catatan sejarah menyebutkan kasus pertama terjadi di Jamaika pada 1955, dan sempat diklasifikasikan oleh WHO sebagai “diabetes akibat malnutrisi” sebelum akhirnya dihapus pada 1999 karena kurangnya bukti ilmiah.
Baca Juga: Jerawat di Punggung Bikin Nggak Nyaman? Inilah 5 Penyebab Umum yang Sebaiknya Dihindari
Kini, waktunya telah tiba bagi dunia untuk membuka mata terhadap Diabetes Tipe 5, "si penyakit senyap" yang tak boleh lagi diabaikan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 7Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

