Jangan Panik Dulu! Ini Nasib Koper yang Hilang di Bandara

AKURAT JAKARTA - Momen check-in di bandara kerap menimbulkan rasa cemas, apalagi jika harus berpisah dengan koper tercinta.
Di balik layar, koper-koper tersebut memulai perjalanan yang kompleks.
Setelah diserahkan ke petugas atau melalui mesin check-in mandiri, koper akan dibawa melalui sabuk konveyor ke sistem penyortiran bandara.
Baca Juga: Konser Gratis Juicy Juicy Luicy Awal Juni 2025 di Jakarta, Datang Yuks Nih Info Waktu dan Lokasinya
Menurut laporan dari Time Out, sebagaimana dikutip dari Alternative Airlines, alur ini bergantung pada bandara masing-masing.
Umumnya, bagasi akan diperiksa secara manual atau otomatis sebelum dipindai dengan CT scanner atau mesin X-ray.
Jika tak ada masalah, koper dimuat ke pesawat.
Baca Juga: Sudah 25 Tahun! Super Junior Umumkan Album Baru, Ini Detailnya
Namun jika terdeteksi mencurigakan, koper bisa ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Lalu, mengapa koper bisa hilang? Ada banyak penyebabnya.
Bisa karena salah muat ke pesawat, label rusak atau robek, transit yang rumit, hingga kekacauan operasional akibat cuaca atau kekurangan staf.
Baca Juga: Bukan Sekadar Konser, GenFest 2025 Hadir dengan Konsep Musik yang Lebih Berani
Jika koper tidak tiba di tujuan, Otoritas Penerbangan Sipil menegaskan bahwa tanggung jawab ada di pihak maskapai.
Kamu bisa menuntut kompensasi dengan syarat melaporkan segera dan menyimpan dokumen pendukung seperti label bagasi dan bukti pembelian barang yang tergantikan.
Namun, bagaimana jika koper tak pernah diklaim?
Seperti dijelaskan oleh Jack's Flight Club, koper akan disimpan lima hari di bandara, lalu dipindahkan ke gudang pusat selama tiga bulan.
Jika tak juga diklaim, koper akan disumbangkan, dilelang, atau bahkan dijual isinya.
Di beberapa negara, koper tak bertuan bisa dibeli masyarakat umum.
Di Inggris, rumah lelang seperti Wellers menjual koper kosong, sementara di Amerika Serikat, toko Unclaimed Baggage di Alabama menjual isinya setelah melalui proses seleksi dan pembersihan.
Meskipun kecil kemungkinan menemukan benda berharga seperti berlian, membeli koper bekas tetap menjadi pengalaman unik—dan kadang mengejutkan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 4Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 6Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 7Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Freiburg di Bundesliga, 19 September 2026: Ujian Berat bagi Tuan Rumah
- 8Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





