Jakarta

Kenali Campak: Penyakit Menular yang Masih Mengintai Anak dan Dewasa

Zainal Abidin | 16 September 2025, 16:20 WIB
Kenali Campak: Penyakit Menular yang Masih Mengintai Anak dan Dewasa

AKURAT JAKARTA - Campak atau measles adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Measles morbillivirus.

Meskipun sering dianggap penyakit “biasa” oleh sebagian masyarakat, campak sebenarnya dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti radang paru-paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), bahkan kematian jika tidak ditangani dengan tepat.

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, namun anak-anak dengan daya tahan tubuh rendah paling rentan tertular.

Baca Juga: Grup K-pop ATEEZ Bakal Gelar World Tour In Your Fantasy, Konser di Jakarta pada 31 Januari 2026, Cek Info Selengkapnya di Sini

Gejala dan Penularan

Campak ditandai dengan gejala awal berupa demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan bercak putih di dalam mulut.

Beberapa hari kemudian, ruam merah akan muncul di seluruh tubuh.

Baca Juga: Tips Aman Staycation Sendirian di Hotel yang Jarang Diketahui

Virus campak sangat mudah menular melalui percikan air liur (droplet) ketika penderita batuk atau bersin.

Seseorang bisa terinfeksi hanya dengan berada di ruangan yang sama dengan penderita.

Penyebab Rendahnya Kesadaran

Baca Juga: Memomemoria 2025, Festival Seni Sal Priadi yang Kembali Hidupkan Kenangan

Meski vaksin campak telah tersedia dan efektif, masih banyak orang tua yang menyepelekan penyakit ini.

Beberapa menganggap campak akan sembuh sendiri, sementara sebagian lain termakan isu atau hoaks mengenai vaksin.

Akibatnya, cakupan imunisasi rendah dan risiko wabah tetap tinggi, terutama di daerah dengan akses layanan kesehatan terbatas.

Baca Juga: Warga Banjarnegara Merapat, Besok Konser Denny Caknan di Alun-Alun

Pencegahan dan Penanganan

Vaksinasi adalah langkah paling efektif untuk mencegah campak.

Anak-anak dianjurkan mendapatkan vaksin MR (Measles-Rubella) sejak usia 9 bulan, kemudian diulang pada usia 18 bulan.

Baca Juga: Usai Pukau Jakarta, Ruth Sahanaya Gelar Konser Simfoni dari Hati di Surabaya, Catat Tanggalnya di Sini

Selain itu, menjaga kebersihan, memastikan asupan gizi cukup, dan menghindari kontak dengan penderita juga penting untuk mencegah penyebaran.

Jika seseorang terkena campak, perawatan di rumah bisa dilakukan dengan memberikan cukup cairan, makanan bergizi, dan obat pereda demam.

Namun, jika muncul komplikasi seperti sesak napas atau kejang, segera bawa ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Konser Sumbu Filosofi di Jogya Hadirkan Vocal Groove hingga Agatha Ratu Sebagai Bintang Utama, Catat Tanggal dan Lokasinya, Gratis!

Kesimpulan

Campak bukan penyakit ringan yang bisa diabaikan.

Edukasi masyarakat, akses vaksinasi, dan kesadaran akan pentingnya imunisasi adalah kunci untuk melindungi anak-anak dan orang dewasa dari bahaya penyakit menular ini.

Baca Juga: Ini Daftar Selebriti hingga Legenda Internasional yang Bakal Meriahkan IMX 2025 di ICE BSD, Catat Tanggalnya!

Dengan langkah pencegahan yang tepat, Indonesia dapat mengurangi angka kasus campak dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.