Jakarta

Anjlok, Harga Emas Antam Tinggalkan Rekor Tertinggi Hari Ini

Titania Isnaenin | 18 September 2025, 20:37 WIB
Anjlok, Harga Emas Antam Tinggalkan Rekor Tertinggi Hari Ini

 


AKURAT JAKARTA - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan pada hari ini, Kamis (18/9/2025).

Harga ini mengakhiri rekor harga tertinggi yang sempat dicapai emas Antam beberapa waktu lalu.

Dimana mengutip dari situs resmi Logam Mulia Antam menunjukkan harga emas batangan 24 karat turun Rp 17.000 per gram, kini berada di level Rp 2.098.000 per gram.

 Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Naik, Antam Paling Mahal

Penurunan ini juga berlaku untuk harga beli kembali atau buyback, yang ikut terpangkas Rp 17.000 per gram menjadi Rp 1.945.000 per gram.

Namun perlu diingat, transaksi buyback dengan nominal di atas Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5% sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024. Pajak ini akan langsung dipotong dari total nilai penjualan.

Berikut adalah rincian harga emas Antam hari ini mulai dari harga 0,5 gram hingga 1000 gram: 

Baca Juga: Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet, Lima Pejabat Baru Resmi Dilantik


- 0,5 gram: Rp 1.099.000

- 1 gram: Rp 2.098.000

- 2 gram: Rp 4.136.000

- 3 gram: Rp 6.179.000

- 5 gram: Rp 10.265.000

- 10 gram: Rp 20.475.000

- 25 gram: Rp 51.062.000

- 50 gram: Rp 102.045.000

- 100 gram: Rp 204.012.000

- 250 gram: Rp 509.765.000

- 500 gram: Rp 1.019.320.000

- 1.000 gram: Rp 2.038.600.000

Kendati mengalami keanjlokan harga, emas Antam masih berada dalam fluktuasi yang cukup stabil dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam sepekan, harganya bergerak di kisaran Rp 2.095.000 hingga Rp 2.115.000 per gram.

Sementara itu, jika dilihat dalam sebulan terakhir, pergerakan harga berada di rentang yang lebih lebar, yakni antara Rp 1.894.000 hingga Rp 2.115.000 per gram.

Fluktuasi ini menunjukkan volatilitas pasar emas yang patut dicermati oleh para investor. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.