Jakarta

Viral Rumah Tangga Seleb Tiktok Ira Nandha Diterpa Perselingkuhan, Begini Sudut Pandang Psikiatri Unair dan Faktor Apa Saja Penyebab Pasangan Mendua

Fikri Hidayatulloh | 30 Desember 2023, 20:40 WIB
Viral  Rumah Tangga Seleb Tiktok Ira Nandha Diterpa Perselingkuhan, Begini Sudut Pandang Psikiatri Unair dan Faktor Apa Saja Penyebab Pasangan Mendua

AKURAT JAKARTA- Viral gunjingan di media sosial soal kasus perselingkuhan yang menerpa rumah tangga Tiktoker Ira Nandha.

Ira Nandha membongkar ke publik bahwa suaminya, Elmer Syaherman, kembali ketahuan selingkuh untuk kali keenam. Wow!

Walhasil, di media sosial X, sejak kemarin kata kunci Selingkuh dan Elmer, menjadi trending topik akibat netizen riuh rendah membincangkan problem rumah tangga Ira Nandha-Elmer Syaherman.

Selingkuh atau perselingkuhan bersinonim dengan kecurangan, perzinaan saat menikah, tidak setia, atau berselingkuh.

Baca Juga: Langkah-langkah Tepat Sebelum Melamar Kerja, Maksimalkan Peluang Karier Anda

Pada artikel berjudul Perselingkuhan dalam Sudut Pandang Psikiatri, Menina Vilanova Syamsuri dan Suksmi Yitnamurti menyatakan bahwa perselingkuhan adalah pelanggaran sebuah kepercayaan, pengkhianatan sebuah hubungan, dan pemutusan sebuah kesepakatan.

Menina Vilanova Syamsuri merupakan Dokter umum, Peserta PPDS I Ilmu Kedokteran Jiwa Departemen/SMF Ilmu Kedokteran Jiwa FK Universitas Airlangga (Unair).

Sedangkan Suksmi Yitnamurti merupakan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa, Staf pengajar Departemen/SMF Ilmu Kedokteran Jiwa pada Fakultas Kedokeran Unair.

Menina Vilanova Syamsuri dan Suksmi Yitnamurti mengungkap faktor-faktor yang menyebabkan perselingkuhan, yaitu:

Baca Juga: Hukum Merayakan Tahun Baru dalam Islam,  Perspektif Ulama dan Tradisi Indonesia

1. Masalah dalam pernikahan.
2. Ketidakpuasan emosional dan seksual.
3. Lamanya Pernikahan.
4. Kehadiran anak.
5. Tujuan perselingkuhan.
6. Psikodinamika.
7. Kepribadian.
8. Perilaku seksual.
9. Pasangan idaman lain.

Tipe perselingkuhan terbagi menjadi perselingkuhan emosional, seksual, dan campuran ke duanya.

Perselingkuhan emosional mengikuti pandangan sederhana, terjadi ketika pasangan mengalami perasaan mencintai dengan pasangan di luar pasangan resmi.

Terjadi ketika pasangan mengalihkan sumber emosional dan material dalam sebuah hubungan ke pihak ketiga, melanggar aturan dasar yang ditetapkan oleh pasangan, berbagi pikiran terdalam kepada orang lain.

Selain itu, karena pasangan mencintai orang lain, menjadi sensitif kepada orang lain, menjadi berkomitmen kepada orang lain, atau menghabiskan uang berlebih kepada orang lain.

Baca Juga: Menu Bakar-bakaran Jadi Malam Perayaan Tahun Baru, Lengkap Resep Cara Memasaknya, Dijamin Maknyus

Namun, pada perselingkuhan emosional, tidak didapatkan komponen seksual.

Dilihat dari segi waktu, perselingkuhan dibedakan menjadi tiga.

Pertama, perselingkuhan yang terjadi hanya satu kali, biasanya tidak direncanakan, tanpa ikatan emosional.

Kedua, perselingkuhan petualangan, termotivasi oleh hasrat untuk memiliki pengalaman seksual baru, kehidupan yang berbeda-beda. Murni bertujuan seksual namun dapat bersamaan dengan ikatan emosional.

Ketiga, perselingkuhan jangka panjang, memiliki tahapan yang sama seperti tahapan pernikahan. (*)


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.