Jakarta

Transformasi 5 Gorosei saat Melawan Kapten Topi Jerami di One Piece, Berubah Menjadi Monster-monster Menakutkan Berkekuatan Besar

Fikri Hidayatulloh | 21 Maret 2024, 15:58 WIB
Transformasi 5 Gorosei saat Melawan Kapten Topi Jerami di One Piece, Berubah Menjadi Monster-monster Menakutkan Berkekuatan Besar

AKURAT JAKARTA - Selama ini, penggemar serial manga One Piece mengenal Gorosei atau Lima Sesepuh sebagai Naga Langit yang mengendalikan Pemerintahan Dunia.

Meski memiliki lima anggota yang memiliki kekuatan luar biasa, banyak penggemar serial manga One Piece yang masih menduga-duga seberapa dahsyat para Gorosei tersebut.

Nah, dikutip dari Screen Rant,, pengarang One Piece, Eiichiro Oda, membukakan mata penggemar lebar-lebar tentang ketangguhan para Gorosei di chapter 1110.

Baca Juga: Unmasked, Serial Thriller Investigasi Korea akan Tayang Akhir Tahun Ini, Simak Sinopsisnya

One Piece chapter 1110 berkisah tentang kelanjutan kru Bajak Laut Topi Jerami yang terdampar di Pulau Egghead Dr. Vegapunk.

Di pulau itu, Sang Kapten Topi Jerami, Monkey D. Luffy, harus menghadapi pertarungan hidup dan mati melawan para Gorosei.

Demi bertahan dari amukan Lima Sesepuh itu, Luffy membangkitkan kekuatan Gear 5.

Baca Juga: Band Rock Jepang RADWIMPS Siap Gelar Konser Tur di Jakarta Tahun Ini, Catat Tanggal dan Lokasinya

Meski begitu, Lima Sesepuh juga membangkitkan kekuatan mereka dengan bertransformasi menjadi monster yang sangat menakutkan.

Ada yang yang bertransformasi menjadi iblis yang di Jepang dikenal sebagai Yokai, ada yang bertransformasi sebagai monster dari mitologi Tiongkok, dan ada yang bertransformasi sebagai cacing raksasa dari cerita rakyat Mongolia.

Gorosei memiliki lima anggota yang memiliki kekuatan setara iblis.

Baca Juga: Menuju Jakarta 1: Bang Zaki Bertekad Mengubah Wajah Kepulauan Seribu Jadi Destinasi Wisata Unggulan, Tak Kalah dari Maldives, Begini Konsepnya!

1. St. Jaygarcia Saturnus

Saturnus merupakan Gorosei yang akhirnya memanggil empat anggota Gorosei yang tersisa demi melawan Monkey D. Luffy di Pulau Egghead.

Saturnus bertransformasi sebagai Gyuki, iblis dengan tubuh seperti laba-laba dengan kepala sapi.

Gyuki merupakan binatang dari cerita rakyat Jepang. Berbagai daerah di Jepang mempunyai versi setan lembunya masing-masing.

2. St. Marcus Mars

Baca Juga: Fraksi Golkar DPRD DKI Menyambut Baik Usulan Pilkada Jakarta Satu Putaran, Meski Akhirnya Pemerintah dan DPR RI Sepakat Memutuskan Begini...

Anggota Gorosei yang dikenal sebagai Prajurit Dewa Lingkungan ini bertransformasi sebagai Itsumade, makhluk raksasa mirip burung bertubuh ular.

Cerita Jepang menggambarkan Itsumade sebagai burung menakutkan yang akan terbang melintasi desa-desa yang menderita penyakit yang meluas sambil meneriakkan “itsumade, itsumade” yang berarti “sampai kapan?”.

Teriakan itu merupakan ejekan bagi orang-orang agar dihantui ketakutan yang mencekam.

Baca Juga: 8 Tahapan Mengolah Sambal Ati Ampela Cabe Ijo, Resep dari Chef Devina Dijamin Ciamik!

3. St. Topman Warcury

Merupakan Prajurit Dewa Keadilan dari Pemerintahan Dunia yang bertransformasi sebagai iblis babi hutan yang dalam mitologi Tiongkok disebut Fengxi.

Dalam cerita Tiongkok, Fengxi senang menghancurkan seluruh desa.

Fengxi memiliki tubuh penuh dengan api berkobar.

Baca Juga: Berikut Ini Tarif Bus Damri Kelas Bisnis dari Jakarta ke Wonosobo jelang mudik lebaran 2024

4. St. Ethanbaron V. Nusjuro

Merupakan Prajurit Dewa Keuangan yang mampu bertransformasi sebagai Bakotsu alias iblis tengkorak kuda.

Saat dipanggil Saturnus untuk datang ke Pulau Egghead, Nusjuro tiba sebagai tengkorak kuda.

Di Egghead, dia sendirian melumpuhkan hampir setengah dari Pacifista.

Baca Juga: Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Kamis 21 Maret 2024

5. St. Shepherd Ju Peter

Merupakan Prajurit Dewa Pertanian yang mampu bertransformasi sebagai Cacing Pasir raksasa yang sangat beracun.

Cacing Pasir merupakan monster dari cerita rakyat Mongolia.*

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.