Anak Kos Wajib Tahu! Segini Batas Aman Konsumsi Mie Instan Dalam Waktu Seminggu

AKURAT JAKARTA - Di Indonesia, mie instan menjadi salah satu makanan favorit yang hampir disukai oleh semua orang. Selain harganya yang murah, mie instan juga memiliki berbagai macam rasa dan sangat mudah dimasak.
Meskipun mie instan ini enak, konsumsi mie instan yang berlebihan juga sangat tidak dianjurkan. Karena, di dalam mie instan terdapat kandungan kalori dan konsentrasi olahan yang tinggi karbohidrat, lemak dan natrium yang berkontribusi dalam meningkatkan risiko penyakit.
Baca Juga: Resep dan Cara Membuat Kerak Telor, Makanan Khas Betawi yang Cocok Disajikan Menyambut HUT Jakarta
Seperti yang dijelaskan oleh Guru besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Prof Zullies Ikawati, Apt, seseorang boleh mengkonsumsi mie instan berapa kali dalam seminggu ini ada aturan yang pasti.
"Nggak seperti obat sih, kalau obat kan tiga kali sehari ada dosisnya ya. Kalau mi itu saya kira nggak ada patokan, karena itu bahan makanan yang bisa kita makan sesuai keinginan kita," ungkapnya, seperti dilansir detikcom, Jumat, 31 Mei 2024.
Prof Zullie juga menyarankan untuk tidak terlalu sering dalam mengkonsumsi mie instan. Sebab, di dalam mie instan terdapat kandungan pengawet dan natrium yang tinggi di dalamnya.
Dirinya juga mengatakan bahwa setiap orang harus mengenali kondisi tubuh mereka masing-masing. Contohnya, pada orang yang memiliki riwayat hipertensi, maka bisa mengurangi bumbu mie instan atau menggantinya dengan bumbu racikan sendiri.
Baca Juga: Nggak Harus Mie Instan, Ini Resep Murah Meriah untuk Anak Kos di Akhir Bulan
Selain itu, mie instan ini juga memiliki kandungan serat dan protein yang rendah. Kandungan natrium, lemak, dan karbohidrat dalam mie instan ini justru cenderung tinggi.
Karena itu, Prof Zullies menyarankan untuk menambahkan protein dan serat saat memakan mie instan dibandingkan dengan menambahkan nasi agar karbohidratnya tidak dominan.
Sedangkan menurut ahli gizi UM Surabaya, Tri Kurniawati, sebaiknya mengkonsumsi mie instan tidak lebih dari dua bungkus dalam rentang waktu satu minggu. Ia juga menyarankan untuk menambah sayuran dan protein jika hendak mengkonsumsinya.
Makan mie instan terlalu sering dapat berpengaruh positif terhadap obesitas abdominal dan hiperkolesterolemia.
"Konsumsi mie instan lebih dari 2 bungkus dalam seminggu dikaitkan dengan tingginya peningkatan sindrom metabolik pada wanita," Ujar Tri.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


