Jakarta

Peringatan Darurat Terus Menggema di Media Sosial Hingga Trending Topic, Sederet Publik Figur Ini Juga Ikut Bersuara

Hawa E. Azhari | 21 Agustus 2024, 23:02 WIB
Peringatan Darurat Terus Menggema di Media Sosial Hingga Trending Topic, Sederet Publik Figur Ini Juga Ikut Bersuara

AKURAT JAKARTA - Gambar lambang Garuda Pancasila dengan latar belakang biru lengkap dengan tulisan Peringatan Darurat terus menggema di media sosial.

Gambar tersebut ramai muncul di lini masa dunia maya setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia mengabaikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal syarat pencalonan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

Sejumlah publik figur pun turut menyerukan slogan Peringatan Darurat tersebut di media sosial sekaligus menyuarakan keresahannya terhadap mundurnya demokrasi Indonesia.

Baca Juga: Apa Itu Bullying dan Jenis-jenisnya, Begini Dampaknya untuk Para Korban

Nama-nama seperti Pandji Pragiwaksono, Bintang Emon, Ernest Prakasa, Joko Anwar, Fiersa Bersari, hingga jurnalis Najwa Shihab turut mengunggah gambar Garuda Pancasila bertuliskan Peringatan Darurat.

Tulisan "Peringatan Darurat" dengan latar biru yang disertai dengan lambang Garuda Pancasila memang sedang menjamur di media sosial.

Melalui akun Instagramnya Pandji Pragiwaksono terang-terangan menyindir pemerintah. Terutama sang presiden.

"Rakyat bersatu tak bisa dikalahkan. Presidennya gemoy, pemerintahnya goyang," tulis standup comedian tersebut.

Unggahan Bintang Emon pun tidak jauh dari Pandji Pragiwaksono. Hanya saja pria 28 tahun itu menggunakan kiasan.

Baca Juga: Bawaslu DKI Terima 7 Laporan Resmi Dugaan Pencatutan KTP untuk Dukungan Cagub Perseorangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana

"Dikencingin di muka, tapi nggak bisa ngapa-ngapain," tegas Bintang Emon.

Ernest Prakasa meminta para pengikut akun Instagram-nya dan rakyat Indonesia untuk menjaga akal sehat di tengah kondisi politik yang carut-marut.

"Peluk nurani kuat-kuat. Pelihara integritas, jaga akal sehat," tulis Ernest.

Joko Anwar termasuk salah satu figur publik yang selalu konsisten menentang kebijakan-kebijakan melenceng dari pemerintah.

Akun-akun media sosialnya bahkan digunakan untuk mengkritisi Presiden Joko Widodo.

"#PakJokowiSudahlahPak," tulis Joko di akun X-nya.

Baca Juga: Resmi Serahkan Berkas B1 KWK Kepada Maesyal Rasyid - Intan Nurul, PKS Janji Akan Langsung Tancap Gas, Ahmad Syaikhu: Kita Akan Berikan Kemenangan!

Musisi Fiersa Besari termasuk salah satu figur publik yang ikut Peringatan Darurat di media sosial.

Fiersa merasa demokrasi Indonesia diacak-acak oleh sejumlah orang secara terang-terangan.

"Diacak-acak terang-terangan," tulisnya.

Sedangkan Najwa Shihab mempersilakan publik untuk mengungkapkan pendapat masing-masing di kolom komentar postingannya.

"Hanya ada satu kata," tulis putri Quraish Shihab itu, yang kemudian dilanjutkan dengan kata 'lawan' oleh warganet.

Baca Juga: Tetap Tenang, Lakukan Hal Ini Jika Mengalami Bullying di Tempat Kerja

Seperti diketahui, gambar Garuda Pancasila bertuliskan Peringatan Darurat tersebut merupakan bentuk keprihatinan rakyat terhadap dugaan penjegalan yang dilakukan DPR melalui Badan Legislatif-nya terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (20/8/2024).

Rapat Baleg DPR dan KPU yang diselenggarakan hari ini diduga akan membahas keputusan MK terkait ambang batas pencalonan dan batas usia calon kepala daerah.

Selain itu, gerakan memasang gambar berslogan "Peringatan Darurat" ini juga menjadi bentuk kekecewaan rakyat terhadap terombang-ambingnya demokrasi serta sistem hukum Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.