8 Tips Menjaga Data Pribadi Agar Tidak Bocor di Internet

AKURAT JAKARTA - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, masyarakat semakin banyak bergantung pada internet untuk berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas perbankan, belanja online, hingga penggunaan media sosial.
Namun, di balik kemudahan ini, ancaman kebocoran data pribadi juga semakin meningkat.
Data pribadi yang bocor di internet dapat disalahgunakan untuk berbagai tindakan ilegal, seperti pencurian identitas, penipuan, atau bahkan kejahatan siber yang lebih serius.
Oleh karena itu, penting bagi setiap pengguna internet untuk mengetahui apakah data pribadi mereka telah bocor.
Baca Juga: Cara Mengetahui Data Pribadi Bocor di Internet
Dengan memahami cara memeriksa potensi kebocoran data, kita dapat segera mengambil langkah-langkah pencegahan guna meminimalkan risiko penyalahgunaan informasi.
Berikut beberapa tips untuk mengamankan data digital dan mengurangi risiko kebocoran data:
1. Gunakan Password yang Kuat dan Unik
Buatlah kata sandi yang panjang, unik, dan terdiri dari kombinasi huruf besar, kecil, angka, serta simbol.
Gunakan pengelola kata sandi (password manager) untuk menyimpan dan membuat kata sandi kompleks tanpa harus mengingat semuanya.
Baca Juga: 6 Jenis Makanan yang Bikin Kadar Gula Naik Jika Dikonsumsi Malam Hari
2. Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)
Aktifkan 2FA di setiap akun yang mendukungnya untuk menambah lapisan keamanan.
Ini mengharuskan Anda untuk memberikan kode tambahan, biasanya dikirim ke ponsel atau email Anda, saat login dari perangkat baru.
3. Perbarui Perangkat Lunak Secara Rutin
Selalu perbarui sistem operasi, aplikasi, dan perangkat lunak keamanan agar Anda memiliki proteksi terbaru. Pembaruan sering kali memperbaiki kerentanan yang bisa dieksploitasi oleh peretas.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Iklan di HP Android
4. Waspadai Phishing
Hindari mengklik tautan atau membuka lampiran dari email atau pesan yang mencurigakan. Phishing sering digunakan untuk mencuri informasi pribadi.
Selalu periksa alamat email pengirim dan perhatikan jika ada kesalahan ejaan atau URL yang mencurigakan.
5. Batasi Izin Aplikasi
Periksa izin aplikasi di ponsel atau komputer Anda. Hindari memberikan izin akses ke data sensitif atau lokasi kecuali benar-benar diperlukan.
Baca Juga: Jangan Tidur Sembarangan! Ini Pola Tidur yang Baik untuk Kesehatan Tubuh
Batasi aplikasi yang meminta akses ke kontak, galeri, atau informasi pribadi lainnya.
6. Gunakan VPN saat Mengakses Wi-Fi Publik
VPN (Virtual Private Network) mengenkripsi koneksi internet Anda, sehingga lebih aman saat mengakses Wi-Fi publik.
Ini membantu melindungi data Anda dari peretas yang bisa mencuri informasi di jaringan terbuka.
7. Pantau dan Cek Kebocoran Data
Baca Juga: Dampak Tidur yang Cukup Bagi Kesehatan Fisik dan Mental
Gunakan layanan seperti Have I Been Pwned untuk memeriksa apakah informasi pribadi Anda pernah terlibat dalam kebocoran data. Jika ada indikasi data bocor, segera ubah kata sandi terkait dan aktifkan 2FA.
8. Hindari Menyimpan Data Sensitif di Cloud atau Perangkat yang Tidak Aman
Hindari menyimpan data sensitif, seperti nomor identitas atau informasi keuangan, di cloud tanpa enkripsi tambahan atau di perangkat yang tidak aman. Pastikan folder atau file penting dienkripsi.
Langkah-langkah ini bisa memperkecil risiko kebocoran data digital dan menjaga informasi pribadi Anda tetap aman dari penyalahgunaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






