Hati-hati Menggunakan Kuas dan Spons Makeup, Jika Salah Bisa Sebabkan Masalah Kulit hingga Penuaan Dini

AKURAT JAKARTA - Kuas dan Spons Makeup merupakan hal yang penting digunakan wanita untuk berdandan.
Namun jika salah, penggunaan dua alat ini justru menimbulkan masalah yang lebih serius.
Menurut Glamor UK Pendiri Kosmetik dan Kosmetik a la Carte Lynne Sanders, noda pada brush makeup dapat menyebabkan jerawat hingga iritasi kulit.
Sama halnya dengan spons makeup yang kotor dapat menyebabkan banyak masalah kulit.
Lynee juga mengatakan bahwa sikat kotor tetap berada di akar bulu mata dan rambut hidung dapat membuat tungau berkembang dalam sel kulit tua dan sel kulit sebum.
Mereka umumnya dianggap tidak berbahaya, tetapi dapat menyebabkan jerawat.
Spons makeup juga dapat menyerap kotoran lebih banyak daripada kuas, sehingga penting dibersihkan secara teratur dan menggantinya dalam 3 bulan sekali.
Bahkan alat makeup yang kotor ini dapat mempercepat penuaan dini pada wajah.
Baca Juga: Viral, Pemuda di Bangil Pasuruan Buka Usaha Jasa Penukaran Uang Baru, Total Sampai 2 Miliar!
“Tidak ada studi klinis yang mengonfirmasi hal ini, tetapi secara teori, kuas makeup yang kotor dapat menyebabkan kerusakan kolagen dan elastin serta stres oksidatif pada kulit akibat radikal bebas – yang semuanya merupakan faktor dalam penuaan dini pada kulit," ungkap dokter kulit Dr. Stefanie Williams.
Beberapa bakteri seperti bakteri staphylococcus, streptococcus, dan e-coli, serta jamur kerap ditemukan dalam kuas atau spons yang kotor.
Bakteri ini umumnya menyukai tempat yang basah dan lembab.
Jadi ada baiknya menyimpan kuas makeup dalam posisi berdiri dan hindari tempat yang lembab seperti kamar mandi.
Sebagai gantinya, simpan alat makeup di tempat yang kering dan rajin lap setelah digunakan.
Ahli juga menyarankan mencuci kuas dengan tangan dan menggunakan sabun antibakteri atau sampo bayi.
Jangan lupa untuk memastikan membilas kuas sampai tidak ada sabun. Keringkan dengan baik agar tidak menimbulkan bau dan jamur. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


