Jakarta

Bikin Fortuner dan Pajero Jadi Tertinggal! Jetour T2 i-DM Siap Ambil Panggung dengan Desain Boxy Keren, Mesin PHEV Andal, dan Fitur Istimewa

M. Rafix | 13 Oktober 2026, 14:00 WIB
Bikin Fortuner dan Pajero Jadi Tertinggal! Jetour T2 i-DM Siap Ambil Panggung dengan Desain Boxy Keren, Mesin PHEV Andal, dan Fitur Istimewa
Jetour T2 i-DM seharga Rp 688 juta siap menantang Fortuner dan Pajero lewat desain boxy, teknologi PHEV, kabin lapang, dan fitur modern.

AKURAT JAKARTA - Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport selama ini menjadi pilihan populer bagi konsumen yang menginginkan SUV berpenampilan gagah dengan karakter petualang.

Namun, persaingan di segmen ini semakin menarik setelah Jetour T2 i-DM hadir membawa desain boxy yang mencuri perhatian, teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), serta kabin modern dengan beragam fitur kenyamanan.

Dibanderol Rp 688 juta, SUV ini menawarkan pendekatan berbeda bagi konsumen yang ingin tampil tangguh tanpa mengesampingkan kenyamanan saat berkendara bersama keluarga.

Kehadiran Jetour T2 i-DM membuka pilihan baru bagi pencinta SUV yang mulai melirik teknologi elektrifikasi. Bentuk bodinya yang mengotak memberikan kesan kokoh khas kendaraan petualang, sementara interiornya dirancang untuk menunjang perjalanan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Kombinasi tersebut membuat mobil ini layak diperhitungkan di tengah persaingan SUV besar di Indonesia, meskipun keunggulannya dibandingkan Fortuner dan Pajero Sport tetap perlu dinilai berdasarkan spesifikasi serta kemampuan masing-masing kendaraan.

Dari segi penampilan, Jetour T2 i-DM mengandalkan desain eksterior tegas dengan siluet boxy yang menjadi identitas utamanya. Garis bodi yang kuat menciptakan kesan SUV off-road, berbeda dari model yang lebih mengutamakan lekukan membulat.

Karakter ini cocok bagi pengendara yang menginginkan mobil dengan tampilan berani untuk digunakan di perkotaan sekaligus menemani perjalanan menuju destinasi wisata alam.

Kesan petualang semakin terlihat melalui penempatan ban serep pada pintu bagasi. Detail tersebut memperkuat karakter visual bagian belakang, sekaligus membuat desainnya mudah dikenali.

Namun, posisi ban serep juga memiliki konsekuensi karena dapat membatasi pandangan pengemudi ke arah belakang. Hal ini menjadi salah satu catatan yang perlu dipertimbangkan, terutama ketika mobil digunakan di jalan padat atau saat bermanuver di area parkir yang sempit.

Jetour T2 i-DM ditawarkan dalam satu varian dengan lima pilihan warna. Dengan harga Rp 688 juta, konsumen dapat memilih tampilan eksterior sesuai selera tanpa harus membandingkan sejumlah tingkatan varian.

Meski demikian, daya tarik sebuah SUV tidak hanya ditentukan oleh desainnya. Teknologi penggerak yang digunakan juga menjadi bagian penting dalam menentukan karakter kendaraan ini di tengah persaingan pasar.

Salah satu pembeda Jetour T2 i-DM adalah penggunaan sistem plug-in hybrid atau PHEV. Teknologi tersebut menggabungkan mesin pembakaran internal dengan motor listrik dan baterai yang dapat diisi melalui sumber daya eksternal. Pendekatan ini memungkinkan kendaraan memanfaatkan tenaga listrik dalam kondisi tertentu, sekaligus tetap memiliki dukungan mesin konvensional ketika diperlukan.

Bagi konsumen yang mulai mempertimbangkan kendaraan elektrifikasi, sistem PHEV menawarkan alternatif di antara mobil bermesin konvensional dan kendaraan listrik murni.

Namun, manfaat yang diperoleh dalam penggunaan sehari-hari bergantung pada kapasitas baterai, jarak tempuh listrik, pola berkendara, serta kebiasaan pengisian daya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix