Aksi Berani Green Day di Coachella 2025, Ubah Lirik Lagu Demi Solidaritas untuk Palestina

AKURAT JAKARTA - Band punk rock legendaris Green Day kembali membuat gebrakan.
Kali ini bukan hanya karena performa musiknya yang enerjik, tetapi karena "aksi politis" Green Day di Coachella 2025 yang menyita perhatian banyak pihak.
Dalam penampilan perdananya di salah satu festival musik terbesar di dunia tersebut, Green Day tak segan menyuarakan isu-isu global lewat perubahan lirik lagu yang menyentuh dan kontroversial.
Baca Juga: Saingan FF Beta Pro APK, Ini Dia Link Download Emzet Dark APK FF untuk Unlocked All Skin Para Sultan
Salah satu momen paling mencolok terjadi saat lagu ikonik “Jesus of Suburbia” dibawakan.
Vokalis Billie Joe Armstrong mengubah lirik asli “running away from pain when you've been victimized” menjadi “running away from pain like the kids from Palestine.”
Perubahan ini sontak mendapat sambutan luar biasa dari penonton yang bersorak dan memberi dukungan penuh atas pernyataan emosional tersebut.
Ini menjadi bukti bahwa aksi Green Day di Coachella 2025 bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi juga bentuk solidaritas nyata.
Tak berhenti di situ, Green Day juga menyesuaikan lirik lagu “American Idiot” sebagai bentuk sindiran politik.
Lirik yang awalnya berbunyi, “I'm not a part of a redneck agenda” diubah menjadi “I'm not a part of the MAGA agenda".
Referensi tersebut secara langsung mengkritik gerakan politik Make America Great Again (MAGA) yang dikenal sebagai simbol konservatisme di Amerika Serikat.
Dukungan terhadap Palestina bukanlah hal baru bagi Green Day.
Pada konser mereka di Malaysia, Februari 2025, Billie Joe Armstrong bahkan tampil dengan membawa bendera Palestina di atas panggung sebagai bentuk empati terhadap penderitaan warga Gaza.
Reaksi publik pun beragam.
Di media sosial, banyak penggemar memuji langkah vokal Green Day dalam menyuarakan isu kemanusiaan melalui musik.
Di era di mana banyak artis memilih untuk bersikap netral, keberanian Green Day menjadikan mereka bukan hanya legenda musik, tetapi juga simbol perlawanan dan kepedulian sosial.
(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Valencia di La Liga, 16 September 2026: Ujian Berat Tim Juru Kunci di Mendizorroza
- 2Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di La Liga, 15 September 2026: Mampukah El Submaniro Amarillo Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana?
- 3Prediksi Skor West Ham vs Fulham di Carabao Cup, 16 September 2026: Mampukah The Hammers Lanjutkan Tren Positif?
- 4Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia, 15 September 2026: Mampukah Grifone Hentikan Tren Buruk?
- 5Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di La Liga, 16 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Krisis Pertahanan?
- 6Prediksi Skor Como vs Parma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Tim Asuhan Cesc Fabregas Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Leeds United vs Newcastle United di Premier League, 15 September 2026: Mampukah The Whites Hentikan Rekor The Magpies?
- 8Prediksi Skor Torino vs AS Roma di Serie A, 14 September 2026: Mampukah Toro Menghentikan Laju Giallorossi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







