Pacu Jalur Diklaim Milik Malaysia Usai Viral Karena Pesona Tarian Aura Farming, Kepala Dinas Pariwisata Riau: Bukan Milik Malaysia

AKURAT JAKARTA - Tradisi Pacu Jalur akhir-akhir ini menjadi sorotan warga media sosial dunia usai seorang penari laki-laki diatas haluan jalur yang disebut Togak Luan menarik perhatian netizen.
Bocah laki-laki yang belakangan diketahui bernama Dika tersebut dikenal karena dianggap miliki pancaran aura farming.
Sebuah istilah yang beken dikalangan gen Z dan gen Alpha untuk menyebut seseorang yang dianggap punya karisma tertentu tanpa harus berusaha keras.
Video tersebut lantas viral lengkap diiringi dengan lagu berjudul "Young, Black and Rich".
Dimana tarian khas Dika sang pionir aura farming dalam pacu jalur tersebut banyak ditirukan pengguna media sosial.
Namun, ditengah viralnya budaya pacu jalur, beberapa warganet mengklaim bahwa tradisi ini berasal dari Malaysia.
Baca Juga: Buntut Surat Permohonan Pendampingan ke Eropa, KPK Buka Peluang Panggil Istri Menteri UMKM
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat langsung turun tangan dan menanggapi anggapan tersebut.
Melalui keterangan resminya, Roni dengan tegas menyebut bahwa pacu jalur merupakan tradisi turun temurun dari masyarakat Kuansing.
Adapun ia menambahkan bahwa claiming budaya pacu jalur tersebut dikarenakan kedekatan budaya Riau dengan Malaysia yang masih satu rumpun Melayu.
“Pacu Jalur adalah tradisi turun-temurun masyarakat Kuantan Singingi. Ini bukan budaya Malaysia. Klaim itu muncul karena kedekatan budaya antara Riau dan Malaysia yang sama-sama berada dalam rumpun Melayu,” ujar Roni dalam keterangan resminya, Senin (7/7).
Secara antusias Roni menyebut bahwa tradisi asli Indonesia seperti Pacu Jalur rupanya mampu menjadi daya Tarik global.
Yang mana tentu saja hal ini mampu menjadi magnet datangnya wisatawan lokal dan mancanegara.
“Budaya lokal kita punya daya tarik universal dan bisa dikenal secara global,” ungkap Roni Rakhmat seperti dikutip dari Media Center. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 7Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




