Jakarta

Tape Singkong, Makanan Fermentasi Lokal yang Kaya Manfaat

Zainal Abidin | 15 Agustus 2025, 10:00 WIB
Tape Singkong, Makanan Fermentasi Lokal yang Kaya Manfaat

AKURAT JAKARTA - Tape singkong merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang telah dikenal sejak lama.

Terbuat dari singkong yang difermentasi dengan ragi, tape memiliki rasa manis dan sedikit asam, dengan tekstur lembut yang khas.

Di balik rasanya yang unik, tape menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang belum diketahui banyak orang.

Baca Juga: Warga Malang Merapat! Konser For Revenge dan Rebellion Rose Digelar Jumat Besok di SM Boomi Carnival, Rangkaian Serana dan Samudra Tour 2025

Salah satu keunggulan tape singkong adalah kandungan probiotiknya yang sangat tinggi.

Setiap 100 gram tape, terkandung 1–100 miliar probiotik alami jenis asam laktat.

Probiotik ini adalah mikroba baik yang membantu menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung penyerapan nutrisi.

Baca Juga: Pramono Bakal Revitalisasi Taman Margasatwa Ragunan, Mulai dari Peningkatan Lahan Parkir hingga Perpanjangan Jam Operasional

Satu hal yang membuat tape singkong lebih unggul dibandingkan beberapa produk fermentasi lain, seperti yogurt pabrik, adalah kandungan prebiotiknya.

Saat singkong difermentasi menjadi tape, jumlah pati resisten di dalamnya meningkat drastis.

Pati resisten ini sangat penting untuk sistem pencernaan karena merupakan sumber makanan bagi bakteri baik di usus.

Baca Juga: Waspada Diabetes Menyerang Usia Muda, Gejalanya Sering Tak Terdeteksi

Kehadiran prebiotik membuat probiotik dapat bekerja optimal, layaknya pasukan yang memiliki persediaan makanan cukup.

Interaksi probiotik dan prebiotik dalam tape menghasilkan asam lemak rantai pendek, seperti butirat dan propionat.

Kandungan tersebut membantu kesehatan tubuh dengan menstabilkan kadar gula darah, memperbaiki lapisan dinding usus, hingga melindungi hati dari penumpukan lemak.

Baca Juga: Sebanyak 1.000 Lowongan Damkar DKI Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya, Waktu Terbatas!

Berbeda dengan yogurt pabrik yang sering mengandung laktosa dan tambahan gula, tape singkong secara alami bebas laktosa sehingga lebih mudah dicerna bagi sebagian besar masyarakat Asia yang sensitif terhadap laktosa.

Meski demikian, tidak semua orang dapat mengonsumsi tape secara bebas.

Tape bukan makanan pokok dan sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Baca Juga: Hanya Bulan Agustus Ini! JCO Beri Promo Beli 1 Gratis 1 hingga Paket Hemat

Bagi penderita diabetes, asam lambung, batu empedu, maupun ibu hamil, konsumsi tape perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Selain itu, pilihlah tape singkong yang dibuat tanpa gula tambahan untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal.

Dengan kandungan probiotik dan prebiotik alami yang dimilikinya, tape singkong bukan hanya sekadar camilan tradisional, tetapi juga sumber nutrisi yang dapat mendukung kesehatan usus dan metabolisme tubuh bila dikonsumsi dengan bijak. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.