Rahasia Sehat di Balik Gurihnya Ikan Asin yang Jarang Kamu Ketahui

AKURAT JAKARTA - Ikan asin sudah lama jadi lauk favorit masyarakat Indonesia.
Olahan sederhana ini kerap hadir di meja makan bersama nasi hangat, nasi uduk, hingga tumpeng.
Tak heran, ikan asin mudah ditemukan di pasar tradisional dan memiliki beragam jenis seperti teri, gabus, tongkol, hingga tenggiri.
Meski terkenal karena rasa gurihnya, manfaat ikan asin bagi kesehatan sering dipertanyakan.
Namun, ternyata konsumsi ikan asin dalam jumlah wajar bisa memberi dampak positif untuk tubuhmu.
Tak hanya sekadar pelengkap nasi, kandungan nutrisi di dalamnya bisa mendukung kesehatan jika kamu pintar mengatur porsinya.
Baca Juga: #SalingSilang di Synchronize Fest 2025, Saat Musik Indonesia Bertemu dalam Satu Panggung
Menurut penjelasan Halodoc.com, ikan asin yang dikonsumsi dengan bijak bisa membantu tubuh tetap sehat.
Kandungan kalsium dan fosfor di dalamnya sangat baik untuk memperkuat gigi dan tulang.
Asupan mineral ini juga mendukung pertumbuhan anak serta menjaga struktur tulang tetap kokoh di usia dewasa.
Baca Juga: Mengenang Ricky Siahaan dan Gustiwiw di Synchronize Fest 2025, Panggung Bakal Jadi Emosional
Selain itu, ikan asin kaya zat besi yang berfungsi mempercepat penyembuhan luka.
Zat besi membantu tubuh membentuk sel darah baru sekaligus mempercepat regenerasi jaringan.
Walau manfaat ini tidak berlaku untuk penderita hemofilia, bagi kebanyakan orang, konsumsi ikan asin justru memperkuat stamina setelah aktivitas berat.
Baca Juga: La Piazza Jadi Surga Rasa, Ini Kejutan Unik dari JF3 Food Festival 2025
Tak berhenti di situ, ikan asin juga bisa mencegah anemia dengan menjaga kadar hemoglobin tetap normal.
Kombinasi ikan asin dengan sayuran atau buah akan meningkatkan penyerapan zat besi, sehingga tubuh lebih kuat dan berenergi.
Dari sisi protein, ikan asin punya keunggulan dalam menjaga daya tahan tubuh.
Baca Juga: Dari Wajan Teflon hingga Wadah Plastik, Ini Peralatan Dapur yang Perlu Kamu Ganti
Protein membantu pemeliharaan otot sekaligus mendukung pembentukan jaringan baru.
Bagi kamu yang rutin olahraga, protein dari ikan asin bisa mempercepat pemulihan otot setelah latihan.
Meski begitu, mengonsumsi ikan asin tetap harus dalam porsi wajar.
Baca Juga: 5 Kesalahan Pesan Tiket Pesawat yang Bisa Bikin Liburanmu Kacau
Terlalu banyak bisa memberi efek kurang baik karena kadar garamnya tinggi.
Tetapi jika dikombinasikan dengan menu sehat lainnya, ikan asin bisa menjadi lauk praktis yang tak hanya lezat tapi juga menyehatkan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




