7 Cara Menyimpan Kubis agar Tetap Segar hingga Berminggu-minggu

AKURAT JAKARTA - Kubis merupakan salah satu sayuran yang sering kamu temui dalam berbagai hidangan sehari-hari, sehingga banyak orang memilih membelinya dalam jumlah cukup banyak.
Namun, meskipun terlihat kokoh, kubis sebenarnya cukup sensitif terhadap lingkungan penyimpanan.
Kubis yang disimpan tanpa teknik yang tepat dapat mengalami perubahan warna, layu, bahkan menghitam hanya dalam beberapa hari.
Jika kamu menyimpan kubis dengan cara sembarangan, beberapa masalah bisa muncul, seperti tekstur menjadi lembek dan permukaan mulai membusuk.
Faktor seperti kelembapan yang tinggi, suhu yang tidak sesuai, dan paparan udara adalah penyebab paling umum.
Masalah-masalah tersebut dapat menyebabkan pemborosan, terlebih jika kamu membeli kubis untuk stok seminggu ke depan.
Untuk mencegah hal ini, kamu perlu memahami trik penyimpanan yang benar agar kubis tetap renyah dan warnanya tetap cerah.
1. Memilih Kubis dengan Kondisi Awal yang Baik
Menentukan kualitas kubis sejak awal adalah kunci utama menjaga daya simpannya.
Pilih kubis yang teksturnya padat, tidak lembek, dan minim bercak hitam.
Warna segar—baik hijau cerah maupun ungu pekat—menjadi tanda kubis masih dalam kondisi bagus.
Daun yang rusak atau berlubang dapat mengindikasikan adanya kerusakan internal.
2. Tidak Mencuci Kubis Sebelum Disimpan
Berbeda dengan sayuran lain, kubis sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan.
Air yang tersisa pada daun hanya akan mempercepat pertumbuhan jamur dan bakteri.
Baca Juga: Rafflesia Rejang Lebong Tarik Wisatawan Oxford Hingga Rusia
Cukup bersihkan bagian luarnya menggunakan tisu kering, dan cucilah hanya saat akan kamu olah.
3. Membungkus Kubis dengan Plastik Pembungkus
Plastik pembungkus membantu mengurangi paparan udara dan mempertahankan kelembapan internal kubis.
Baca Juga: Jangan Lupa, JakJazz 2025 Dari Sunyi Kembali Bersemi, Padukan Musisi Jazz Senior dan Muda Berbakat
Kamu bisa menggunakan dua lapis plastik untuk hasil lebih optimal.
Dengan metode ini, kubis bahkan dapat bertahan hingga dua bulan.
4. Menyimpan Kubis di Kulkas pada Suhu yang Tepat
Baca Juga: Biar Nggak Boros! Begini Rahasia Menyimpan Sayur Potong Lebih Awet
Kubis idealnya disimpan pada suhu 0–2°C.
Simpan dalam kantong berlubang kecil atau wadah tertutup untuk mencegah tekstur berubah.
Letakkan pada rak bawah kulkas untuk menjaga kestabilan suhu.
Baca Juga: 25 Ide Ucapan Hari Guru Nasional, Mulai Formal Hingga Personal Bernuansa Humor
5. Menyimpan Kubis yang Sudah Dipotong
Kubis yang sudah dipotong mudah teroksidasi dan menghitam, sehingga harus dibungkus rapat.
Tempatkan di rak bawah kulkas dan buang daun yang layu agar tidak memengaruhi bagian lainnya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Tipis, Buyback Ikut Melemah
6. Penyimpanan Kubis Tanpa Kulkas
Jika kamu tidak memiliki kulkas, simpan kubis di tempat bersirkulasi udara baik dan kering.
Jangan gunakan plastik, karena dapat meningkatkan kelembapan dan mempercepat pembusukan.
7. Menghindari Paparan Gas Etilen
Jauhkan kubis dari buah penghasil etilen seperti apel atau pisang.
Gas etilen dapat mempercepat proses pembusukan kubis meskipun disimpan di dalam kulkas.
Baca Juga: Bikin Awet! 6 Cara Menyimpan Cumi agar Tetap Segar Berhari-hari
Dengan memahami langkah-langkah ini, kamu bisa membuat kubis lebih awet, segar, dan tetap lezat untuk berbagai olahan masakan di rumah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









