Ternyata Tidak Semua Orang Boleh Makan Durian! Kamu Termasuk?

AKURAT JAKARTA - Durian kembali menjadi sorotan karena musimnya akan segera tiba.
Tak sedikit orang yang bertanya-tanya tentang siapa yang harus menghindari durian demi menjaga kesehatan.
Informasi tentang siapa yang harus menghindari durian juga sering dibicarakan karena risiko kesehatannya kerap diremehkan meski durian dikenal sebagai buah yang kaya nutrisi.
Baca Juga: Ternyata Kol Bisa Seenak Ini! Rahasia Resep Kubis Panggang Madu-Mustard
Durian memang terkenal dengan rasa manis legit dan aromanya yang khas, namun buah ini memiliki karakteristik yang membuatnya tidak cocok bagi semua orang.
Di balik manfaatnya, ada beberapa kelompok yang perlu lebih berhati-hati saat menyantapnya agar tidak memicu masalah kesehatan yang lebih serius.
Kamu yang menyukai durian sebaiknya memahami kondisi tubuhmu sebelum menikmati buah yang dijuluki “raja buah” ini.
Baca Juga: 10 Negara Termurah untuk Liburan Akhir Tahun 2025, Ini Daftarnya!
1. Penderita Jerawat dan “Panas Dalam”
Durian dikategorikan sebagai makanan “panas” dalam pengobatan tradisional Timur.
Efeknya bisa memperparah jerawat, memicu peradangan, dan membuat tubuh terasa lebih panas.
Baca Juga: Nikmati Pengalaman Akhir Tahun yang Berbeda dengan Menyusuri Dunia Laut Jabodetabek
Jika kamu sedang mengalami masalah kulit, sebaiknya batasi konsumsi durian.
2. Ibu Hamil
Sifat durian yang menghangatkan tubuh dapat menyebabkan kembung dan gangguan pencernaan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Camilan Malam, 5 Makanan Ini Bisa Tingkatkan Kualitas Tidur Kamu
Kadar gula yang tinggi juga dapat berdampak kurang baik pada ibu hamil, terutama yang berisiko mengalami diabetes gestasional.
3. Penderita Flu, Batuk, atau Sembelit
Durian dapat meningkatkan produksi dahak dan memperburuk radang tenggorokan.
Baca Juga: Jangan Disepelekan, Ini 5 Gejala Demam Anak yang Perlu Penanganan Serius
Selain itu, kandungan seratnya yang tinggi bisa memperparah sembelit atau wasir.
Jika kondisi tubuhmu sedang kurang fit, hindari makan durian terlebih dahulu.
4. Penderita Diabetes, Obesitas, atau Hipertensi
Baca Juga: Trik Dapur yang Wajib Kamu Coba untuk Bikin Ayam Lebih Juicy
Dengan indeks glikemik sekitar 70% dan kandungan kalori tinggi, durian mudah memicu lonjakan gula darah dan tekanan darah.
Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko komplikasi pada penderita diabetes, obesitas, maupun hipertensi.
5. Pasien Gagal Ginjal atau Penyakit Jantung
Baca Juga: Pecinta Film Wajib Baca, Ini 7 Judul Netflix yang Bakal Menghilang Desember 2025
Durian memiliki kadar kalium yang tinggi.
Pada penderita gangguan ginjal atau jantung, konsumsi kalium berlebihan dapat memicu aritmia hingga serangan jantung mendadak.
6. Lansia dan Penderita Infeksi atau Masalah Ginekologi
Baca Juga: Emas, Investasi Aman untuk Kamu yang Nggak Mau Ribet
Kandungan selulosa pada durian berpotensi menyebabkan penyumbatan usus pada lansia.
Penderita infeksi, tumor ginekologi, atau gangguan prostat juga dianjurkan membatasi durian karena bisa memicu peradangan lebih lanjut.
7. Mereka yang Sedang Diet
Baca Juga: Gaji UMR Bukan Halangan, Begini Cara Mulai Investasi Emas tapi Kebutuhan Harian Tetap Aman
Satu kilogram durian mengandung sekitar 1.350 kalori, sementara satu potong kecil (40 gram) mencapai 56 kalori.
Bagi kamu yang sedang diet, konsumsi maksimal 2–3 potong durian dua kali seminggu agar tidak mengganggu target penurunan berat badan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









