Wi-Fi Gratis di Bandara Aman? Fakta yang Mungkin Belum Kamu Sadari Saat Liburan

AKURAT JAKARTA - Saat liburan kamu mungkin pernah memanfaatkan Wi-Fi publik atau wi-fi gratis yang disediakan otoritas bandara ataupun fasilitas publik lainnya.
Jika iya, ada baiknya kamu mulai berhati-hati sekarang, sebab meski menggiurkan karena gratis dan tanpa biaya, ternyata ada bahaya yang mengintai di baliknya.
Otoritas Keamanan Transportasi AS (TSA) mengingatkan wisatawan untuk tidak sembarangan menggunakan jaringan Wi-Fi publik gratis saat musim liburan.
Baca Juga: Jakcloth hingga Tur Basement, Ikuti Serunya Libur Tahun Baru di Lawang Sewu
Dilansir Forbes, peringatan ini berkaitan dengan temuan Google yang menyebut hampir semua pengguna smartphone berisiko menjadi korban serangan siber, terutama melalui pesan berbahaya dan jaringan yang tidak terenkripsi dengan baik.
Selain rawan disadap, ancaman yang meningkat adalah serangan “evil twin”, yaitu jaringan palsu yang meniru nama hotspot resmi untuk menjebak pengguna agar terhubung.
Kasus nyata sudah terjadi.
Baca Juga: Enam Jalur Ditutup, Ini Rahasia di Balik Penutupan Gunung Rinjani Selama 3 Bulan ke Depan
Polisi Federal Australia menangkap seorang pria yang membuat jaringan Wi-Fi palsu untuk mencuri data pribadi penumpang, bahkan dilakukan di dalam pesawat.
Jaringan tersebut meniru nama hotspot maskapai sehingga tampak sah di mata penumpang.
Banyak orang mengira Wi-Fi publik aman karena sebagian data kini terenkripsi.
Baca Juga: Ide Sederhana yang Bisa Dilakukan Agar Euforia Tahun Baru Bisa Dirasakan Setiap Harinya
Namun, pada serangan evil twin, penjahat mengendalikan jaringan sepenuhnya.
Begitu kamu terhubung, aktivitas online—mulai login, pesan, hingga data sensitif—bisa terlihat oleh pelaku.
Lebih buruk lagi, alat untuk menjalankan serangan ini relatif sederhana dan mudah ditemukan.
Baca Juga: Mau ke Ragunan Saat Nataru? Ini Hal Penting yang Harus Kamu Tahu
Risiko makin tinggi saat bepergian.
Traveler biasanya terburu-buru, multitasking, dan spontan menekan tombol “Connect” pada jaringan bernama “Free Airport Wi-Fi” atau “Free Flight Wi-Fi”.
Padahal, nama seperti itu sangat mudah dipalsukan.
Baca Juga: Dari Bogor hingga Bali, Taman Safari Ajak Kamu Belajar Sambil Berwisata di Libur Akhir Tahun
Beberapa pakar bahkan melaporkan jaringan “Starbucks” atau “Subway” muncul… ketika pesawat masih terbang di ketinggian.
Meski sebagian menilai peringatan ini berlebihan, dukungan Google terhadap imbauan TSA membuat isu ini semakin relevan.
Di tengah euforia liburan, keamanan digital tetap harus jadi prioritas.
Baca Juga: Sambut Tahun Baru, BigBang Festival 2025 Hadirkan Kemeriahan di JIExpo
Menggunakan paket data pribadi, mengaktifkan VPN tepercaya, atau menunda aktivitas sensitif (seperti mobile banking) bisa membantumu terhindar dari jebakan dunia maya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









