Jakarta

Jakcloth hingga Tur Basement, Ikuti Serunya Libur Tahun Baru di Lawang Sewu

Zainal Abidin | 28 Desember 2025, 16:45 WIB
Jakcloth hingga Tur Basement, Ikuti Serunya Libur Tahun Baru di Lawang Sewu

AKURAT JAKARTA - Menghadapi libur akhir tahun, KAI Wisata bersama Jakarta Clothing menghadirkan Jakcloth dan panggung hiburan mulai 30 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 di kawasan sekitar Lawang Sewu.

Kolaborasi tersebut menghadirkan perpaduan budaya, kuliner, produk kreatif, dan musik, sehingga menambah ragam pilihan aktivitas bagi kamu yang berlibur ke Semarang.

Sejumlah musisi nasional—mulai dari Padi Reborn, Barasuara, hingga Dendi Nata—turut memeriahkan panggung, ditambah penampilan special Glenn Fredly Live by Bakuucakar feat Ryan Ekky Pradipta serta musisi internasional Hall of the Elder.

Baca Juga: Wisata Edukasi Akhir Tahun, Teater Bintang Planetarium Jakarta Kembali Dibuka

Tiket dapat dibeli secara daring melalui loket.com dengan kisaran harga Rp150 ribu hingga Rp750 ribu.

Momentum ini juga beriringan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru.

Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, menyebut Semarang berada di jajaran tujuan favorit, dengan Stasiun Semarang Tawang masuk 10 besar stasiun terpadat.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Pengunjung Saat Libur Nataru 2025/2026, Taman Margasatwa Ragunan Kerahkan 694 Petugas

Ia menegaskan, posisi tersebut memperlihatkan bahwa Semarang tetap menjadi simpul wisata sejarah dan budaya, dengan Lawang Sewu sebagai salah satu magnet utamanya.

KAI mencatat penjualan tiket periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 mencapai 2.279.308 tiket hingga 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB.

“Penjualan tiket kereta api jarak jauh mencapai 2.034.917 tiket atau 73,7 persen dari kapasitas, sementara kereta api lokal terjual 244.391 tiket atau 32,8 persen dari total tempat duduk yang tersedia,” jelas Anne.

Baca Juga: Tak Ada Pesta Kembang Api, TMII Menggantinya dengan Doa Bersama, Nyalakan 1000 Lilin, hingga Sorak Sorai di Malam Tahun Baru 2026

Selama 2025, Lawang Sewu dikunjungi 568.075 wisatawan, menandakan minat besar pada wisata edukasi dan heritage.

Dibangun pada 1904 sebagai kantor pusat Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM), bangunan ini menjadi saksi awal perkembangan jaringan kereta api di Indonesia.

Kini, nilai sejarahnya dikemas lebih modern melalui Immersive Cinema dan penataan pencahayaan malam.

Baca Juga: Ada Pertunjukan 700 Drone Pada Malam Tahun Baru 2026, Ancol Siagakan 500 Petugas Keamanan yang Disebar di 4 Titik Ini

“Kami menghadirkan pengalaman berkunjung yang adaptif terhadap perkembangan zaman…,” ujar Anne.

Area bawah tanah (Kelderverkenning) juga kembali dibuka sebagai inovasi wisata.

“Pembukaan kembali area basement Kelderverkenning ini adalah bagian dari inovasi KAI Wisata…,” kata Hendy Helmy.

Baca Juga: Akhirnya Dibuka Lagi Setelah 13 Tahun, Planetarium Kini Hadir dengan Wajah Baru yang Bikin Penasaran

Pengunjung yang ingin ikut tur harus mengikuti akun Instagram tertentu, dengan jam operasional 08.00–17.00 WIB dan kuota 750 orang per hari.

Biaya tur bawah tanah ditetapkan Rp50 ribu, sementara tiket fast track pada masa libur Nataru dibanderol Rp180 ribu untuk dewasa dan Rp165 ribu untuk anak-anak, sudah termasuk wahana imersif.

“Mari jadikan pembukaan kembali Basement Lawang Sewu… sebagai kesempatan untuk menyaksikan langsung kekayaan sejarah,” ajak Hendy.

Baca Juga: Jangan Lupa! Besok Sore Ada Konser Gratis di Alun-alun Purbalingga, Menampilkan Rizky Febian, D’Masiv, hingga Vierratale

Dengan kombinasi sejarah, hiburan, dan inovasi wisata, Lawang Sewu bukan hanya destinasi foto, tetapi pengalaman yang membuat kamu pulang dengan cerita. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.