Jakarta

Musim Hujan Mulai Tiba, Ini Daftar Minuman Tradisional yang Menghangatkan Tubuh

Zainal Abidin | 7 Januari 2026, 06:30 WIB
Musim Hujan Mulai Tiba, Ini Daftar Minuman  Tradisional yang Menghangatkan Tubuh

AKURAT JAKARTA - Musim hujan menghadirkan suasana dingin yang membuat banyak orang mencari kehangatan melalui wisata kuliner minuman tradisional khas Nusantara.

Di berbagai daerah Indonesia, minuman hangat bukan hanya pelepas dingin, tetapi juga bagian dari budaya yang diwariskan turun-temurun.

Racikan jahe, gula aren, dan rempah-rempah menjadi ciri khas yang membuat minuman ini cocok dinikmati saat hujan turun perlahan.

Baca Juga: Resep Jamur Tiram Krispi Super Renyah, Rahasianya Cuma Pakai Es Batu

Berikut beberapa minuman tradisional yang populer dan sering diburu masyarakat sebagai teman setia di tengah cuaca hujan.

1. Wedang Ronde

Wedang ronde dikenal dengan kuah jahe hangat berisi bola ketan manis yang menghadirkan sensasi nyaman saat dinikmati di malam hujan.

Baca Juga: Persiapan Bakar-bakaran Akhir Tahun? Ini Deretan Bahan Barbeque yang Wajib Ada!

Minuman khas Jawa ini banyak dijumpai di kawasan wisata kuliner malam dan sering menjadi pilihan utama saat udara terasa dingin.

2. Bajigur

Bajigur merupakan minuman khas Sunda yang terbuat dari santan, gula aren, dan jahe yang menghasilkan rasa manis gurih.

Baca Juga: Cuma Beberapa Bahan, Resep Jagung Bakar Honey Butter Ini Bikin Acara Malam Tahun Baru Makin Seru

Minuman ini sering disajikan bersama camilan tradisional dan cocok diminum perlahan sambil menikmati suara hujan.

3. Wedang Jahe

Wedang jahe menjadi minuman paling sederhana namun sangat efektif untuk menghangatkan tubuh di musim hujan.

Baca Juga: Hangat dan Tenang, Ini 4 Comfort Food yang Bikin Malam Tahun Baru Lebih Nyaman

Aroma jahe yang kuat dan rasa pedas hangat membuat minuman ini digemari oleh berbagai kalangan usia.

4. Sekoteng

Sekoteng berasal dari Jawa Tengah dan dikenal dengan isian kacang, roti tawar, kolang-kaling, serta kuah jahe hangat.

Baca Juga: 5 Restoran Omakase di Jakarta yang Diam-Diam Jadi Favorit Pecinta Kuliner

Perpaduan tekstur dan rasa membuat sekoteng tidak hanya menghangatkan, tetapi juga cukup mengenyangkan.

5. Bandrek

Bandrek adalah minuman tradisional Sunda berbahan jahe, gula aren, dan rempah yang memberi rasa hangat lebih kuat.

Baca Juga: 5 Reseop Jagung Bakar Nikmat untuk Malam Tahun Baru, Pedas Manis hingga Mayones

Minuman ini sering dijual di daerah pegunungan atau kawasan wisata alam yang berhawa sejuk.

6. Bir Pletok

Bir pletok merupakan minuman khas Betawi tanpa alkohol yang dibuat dari jahe, kayu secang, dan berbagai rempah pilihan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Sate: 5 Tempat Legendaris yang Tetap Diburu di Jakarta Timur

Selain menghangatkan, warna merah alami bir pletok juga membuat tampilannya menarik bagi wisatawan.

7. Wedang Uwuh

Wedang uwuh berasal dari Yogyakarta dengan campuran jahe, cengkeh, kayu secang, dan daun pala yang aromatik.

Baca Juga: Hangat dan Mengenyangkan, Rekomendasi Menu Makanan Berkuah untuk Pagi Hari

Minuman ini sering dijadikan sajian wisata kuliner karena cita rasanya yang unik dan kaya rempah.

Wisata kuliner minuman hangat ini menjadi pengalaman sederhana namun berkesan saat musim hujan tiba.

Menikmati minuman tradisional sambil mendengar rintik hujan menghadirkan kehangatan, nostalgia, dan rasa tenang. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.