Jakarta

Lebih Sehat Tanpa Obat Kimia, Ini 7 Tanaman Pengusir Nyamuk

Zainal Abidin | 29 Januari 2026, 18:45 WIB
Lebih Sehat Tanpa Obat Kimia, Ini 7 Tanaman Pengusir Nyamuk

AKURAT JAKARTA - Kehadiran nyamuk di lingkungan rumah tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berisiko menularkan penyakit berbahaya.

DBD, chikungunya, dan malaria merupakan contoh penyakit yang penyebarannya berkaitan erat dengan gigitan nyamuk.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, memanfaatkan tanaman pengusir nyamuk dapat menjadi langkah alami yang aman.

Baca Juga: Galeri Budaya Tionghoa Indonesia, Destinasi Wisata Budaya Baru di Jakarta

Aroma khas dari beberapa tanaman diketahui tidak disukai nyamuk sehingga dapat mengurangi interaksi dengan manusia.

Tanaman ini tidak membunuh nyamuk, tetapi membantu menurunkan risiko gigitan dan penularan penyakit secara bertahap.

Berikut tujuh tanaman pengusir nyamuk yang bisa ditanam di rumah dan mudah dirawat di iklim tropis seperti Indonesia. 

Baca Juga: Mikroplastik di Udara dan Hujan, Ancaman Baru bagi Kesehatan Masyarakat Perkotaan

1. Serai wangi

Serai wangi memiliki aroma segar yang menenangkan manusia, namun sangat tidak disukai nyamuk.

Tanaman ini bisa ditanam di pekarangan rumah dan sering dimanfaatkan sebagai bahan alami losion antinyamuk.

Baca Juga: Waspada Demam Berdarah Dengue Saat Musim Hujan, Ini Cara Mencegahnya

2. Lavender

Lavender dikenal dengan bunganya yang indah dan aroma khas yang mampu mengusir nyamuk.

Minyak dari bunga lavender juga sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan pengusir serangga alami.

Baca Juga: Waspadai Morning Surge, Stabilkan Tekanan Darah dengan Tiga Minuman Ini Sebelum Tidur

3. Bawang putih

Bawang putih tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu dapur, tetapi juga berfungsi menghambat perkembangan nyamuk.

Beberapa penelitian menunjukkan bawang putih efektif membantu membasmi jentik dan telur nyamuk.

Baca Juga: Hanya Bertahan Dua Bulan, Boiyen Resmi Gugat Cerai Suami di PA Tigaraksa

4. Seledri

Seledri dapat ditanam di pot maupun pekarangan rumah dan relatif mudah dirawat.

Bagian biji seledri diketahui efektif mengusir nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab DBD.

Baca Juga: Dua Tahun Pacaran Diam-diam, Boiyen Gugat Cerai Suami Setelah Dua Bulan Nikah

5. Catnip

Catnip merupakan tanaman herbal yang aromanya mampu mengusir nyamuk hingga beberapa jam.

Ekstrak tanaman ini juga kerap digunakan sebagai bahan pestisida alami yang ramah lingkungan.

Baca Juga: Reza Arap Diperiksa 4 Jam Usai Diduga Hadir di TKP Saat Lula Lahfah Wafat

6. Thyme

Thyme termasuk keluarga mint dan memiliki aroma kuat yang tidak disukai nyamuk.

Daun thyme yang dibakar dapat memberikan perlindungan sementara dari gigitan nyamuk di dalam rumah.

Baca Juga: Asyik! EXO Bakal Konser di Jakarta pada Juni 2026, Rangkaian Tour Asia Bertajuk EXO PLANET #6 – EXhOrizon

7. Kunyit

Kunyit dikenal sebagai rempah dan tanaman obat yang memiliki aroma khas dari minyak esensialnya.

Aroma minyak kunyit terbukti mampu membuat nyamuk menjauh dan mengurangi risiko gigitan.

Baca Juga: Jangan Lupa! IIMS 2026 Mulai Digelar Pekan Depan, Pameran Otomotif dan Konser Musik Selama 11 Hari, Tampilkan Iwan Fals, Tulus, Hindia hingga Dewa 19

Menanam tanaman pengusir nyamuk sebaiknya disertai kebiasaan hidup bersih dan pengelolaan lingkungan yang baik.

Menutup tempat penampungan air dan membersihkan area lembap penting untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk.

Apabila muncul keluhan kesehatan akibat gigitan nyamuk, segera konsultasikan ke tenaga medis untuk penanganan tepat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.