Jakarta

Mengenal Virus Nipah, Penyakit Zoonotik Mematikan yang Perlu Diwaspadai

Zainal Abidin | 2 Februari 2026, 07:15 WIB
Mengenal Virus Nipah, Penyakit Zoonotik Mematikan yang Perlu Diwaspadai

AKURAT JAKARTA - Virus Nipah adalah infeksi zoonotik serius yang dapat menular dari kelelawar buah kepada manusia maupun hewan ternak di sekitar kita.

Penyakit ini pertama kali ditemukan pada tahun 1999 di Malaysia ketika terjadi wabah besar pada peternakan babi dan pekerjanya.

Sejak saat itu berbagai negara di Asia Selatan seperti Bangladesh dan India beberapa kali melaporkan munculnya kasus baru secara berkala.

Baca Juga: Sambut Imlek 2026, Mall Alam Sutera Tangerang Hadirkan Red in Harmony: Ragam Budaya dan Hiburan, Berikut Rangkaian Acaranya

Penularan kepada manusia dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi atau makanan yang tercemar air liur kelelawar.

Masa inkubasi virus biasanya berlangsung antara empat hingga empat belas hari sebelum gejala awal mulai dirasakan penderita.

Gejala awal sering tampak ringan berupa demam tinggi, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan rasa lemah pada tubuh.

Baca Juga: Lebih Tipis dan Canggih, Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Series Disebut Usung Desain 'Camera Plateau'

Pada kondisi lebih berat virus dapat menyerang sistem saraf pusat sehingga menimbulkan kebingungan, kejang, hingga penurunan kesadaran.

Tingkat kematian akibat infeksi Nipah tergolong sangat tinggi dan dapat mencapai lebih dari tujuh puluh persen pada beberapa kejadian.

Sampai saat ini belum tersedia vaksin maupun obat antivirus khusus sehingga pengobatan hanya berfokus pada perawatan suportif.

Baca Juga: Menjemput Malam Nisfu Sya'ban, Keutamaan dan Panduan Niat Puasa Sunnah Ayyamul Bidh

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menempatkan Nipah sebagai patogen prioritas karena berpotensi memicu wabah besar di masa depan.

Pemerintah Indonesia terus meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat pemantauan kesehatan dan kesiapan fasilitas medis nasional.

Masyarakat dianjurkan menghindari konsumsi buah atau nira yang mungkin telah terkontaminasi oleh kelelawar di lingkungan terbuka.

Baca Juga: Waspada Aplikasi Palsu FF Beta 2026 Jujutsu Kaisen, Ini Cara Aman Akses Fitur Terbaru

Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun serta menghindari kontak dengan hewan sakit menjadi langkah pencegahan paling sederhana.

Deteksi dini sangat penting sehingga setiap orang perlu segera mencari bantuan medis jika mengalami demam disertai gangguan saraf.

Kedisiplinan menjaga kebersihan dan kewaspadaan bersama merupakan kunci utama untuk mencegah penyebaran Virus Nipah di masyarakat. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.