Rahasia Menyimpan Tempe Supaya Kualitasnya Tetap Terjaga

AKURAT JAKARTA - Tempe merupakan bahan makanan favorit yang praktis diolah menjadi berbagai menu.
Namun, tanpa teknik penyimpanan yang benar, tempe bisa cepat menghitam, berlendir, bahkan berbau asam.
Agar kualitasnya tetap terjaga, kamu perlu memperhatikan beberapa langkah berikut ini.
1. Pilih tempe yang berkualitas
Langkah pertama dimulai sejak membeli.
Pilih tempe dengan kedelai berwarna kekuningan dan lapisan jamur putih tebal.
Teksturnya padat serta aromanya masih segar seperti kacang.
Baca Juga: Puasa Bukan Halangan! Simak 5 Cara Tetap Produktif Selama Ramadhan
Hindari tempe yang berwarna kecokelatan atau menghitam karena menandakan kondisinya sudah tidak segar dan sulit bertahan lama.
2. Sesuaikan suhu sebelum masuk kulkas
Setelah membeli, jangan langsung memasukkan tempe ke dalam kulkas.
Baca Juga: Tak Perlu Skincare Mahal, Coba Ramuan Pagi Ini untuk Atasi Jerawat Membandel dalam 7 Hari
Letakkan dulu di suhu ruang agar bisa beradaptasi secara bertahap.
Perubahan suhu yang terlalu drastis bisa memengaruhi kualitas dan mempercepat kerusakan.
3. Jangan memotong tempe mentah
Baca Juga: Biar Puasa Lancar, Berikut Ini 3 Pantangan dan 3 Anjuran Makanan Sahur
Jika ingin menyimpannya, usahakan tidak memotong tempe dalam kondisi mentah.
Permukaan yang terbuka membuat kelembapan berkurang dan rasa bisa berubah. Simpan dalam keadaan utuh agar teksturnya tetap terjaga.
4. Bumbui dengan bawang putih dan garam
Baca Juga: Tak Hanya Berbagi Takjil, Ini 4 Kegiatan Sosial yang Bisa Dilakukan agar Ramadhan Lebih Bermakna
Kamu juga bisa melapisi tempe dengan campuran bawang putih halus, garam, dan sedikit air.
Bawang putih serta garam dikenal sebagai pengawet alami yang membantu menjaga kesegaran lebih lama.
5. Gunakan wadah kedap udara
Simpan tempe dalam wadah tertutup rapat agar tidak terpapar udara langsung dan terkontaminasi bahan lain.
Kamu bisa memakai plastik wrap, aluminium foil, atau kotak makan tertutup.
6. Hindari freezer
Baca Juga: Minggu Seru, Konser Gratis Juicy Luicy Hari Ini di Mal Jakarta Selatan, Cek di Sini
Menyimpan tempe di freezer dapat mengubah rasa dan teksturnya.
Letakkan di rak kulkas biasa, lalu keluarkan 10–15 menit sebelum dimasak agar teksturnya kembali normal.
7. Perhatikan lama penyimpanan
Baca Juga: Jangan Asal Makan! 5 Sayuran Ini Perlu Dibatasi Penderita Kanker Payudara
Meski disimpan dengan benar, tempe umumnya bertahan hingga tiga hari.
Proses fermentasi tetap berjalan di dalam kulkas, sehingga penyimpanan terlalu lama bisa membuatnya cepat membusuk.
Dengan langkah yang tepat, kamu bisa menjaga tempe tetap segar, aman, dan lezat saat diolah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






