Jakarta

Rahasia Menyimpan Tempe Supaya Kualitasnya Tetap Terjaga

Anggerhana Denni Rahmawati | 16 Februari 2026, 08:45 WIB
Rahasia Menyimpan Tempe Supaya Kualitasnya Tetap Terjaga

AKURAT JAKARTA - Tempe merupakan bahan makanan favorit yang praktis diolah menjadi berbagai menu.

Namun, tanpa teknik penyimpanan yang benar, tempe bisa cepat menghitam, berlendir, bahkan berbau asam.

Agar kualitasnya tetap terjaga, kamu perlu memperhatikan beberapa langkah berikut ini.

Baca Juga: Hadirkan Teknologi PFA, Eka Hospital MT Haryono Resmikan AF Clinic untuk Penanganan Gangguan Irama Jantung

1. Pilih tempe yang berkualitas

Langkah pertama dimulai sejak membeli.

Pilih tempe dengan kedelai berwarna kekuningan dan lapisan jamur putih tebal.

Teksturnya padat serta aromanya masih segar seperti kacang.

Baca Juga: Puasa Bukan Halangan! Simak 5 Cara Tetap Produktif Selama Ramadhan

Hindari tempe yang berwarna kecokelatan atau menghitam karena menandakan kondisinya sudah tidak segar dan sulit bertahan lama.

2. Sesuaikan suhu sebelum masuk kulkas

Setelah membeli, jangan langsung memasukkan tempe ke dalam kulkas.

Baca Juga: Tak Perlu Skincare Mahal, Coba Ramuan Pagi Ini untuk Atasi Jerawat Membandel dalam 7 Hari

Letakkan dulu di suhu ruang agar bisa beradaptasi secara bertahap.

Perubahan suhu yang terlalu drastis bisa memengaruhi kualitas dan mempercepat kerusakan.

3. Jangan memotong tempe mentah

Baca Juga: Biar Puasa Lancar, Berikut Ini 3 Pantangan dan 3 Anjuran Makanan Sahur

Jika ingin menyimpannya, usahakan tidak memotong tempe dalam kondisi mentah.

Permukaan yang terbuka membuat kelembapan berkurang dan rasa bisa berubah. Simpan dalam keadaan utuh agar teksturnya tetap terjaga.

4. Bumbui dengan bawang putih dan garam

Baca Juga: Tak Hanya Berbagi Takjil, Ini 4 Kegiatan Sosial yang Bisa Dilakukan agar Ramadhan Lebih Bermakna

Kamu juga bisa melapisi tempe dengan campuran bawang putih halus, garam, dan sedikit air.

Bawang putih serta garam dikenal sebagai pengawet alami yang membantu menjaga kesegaran lebih lama.

5. Gunakan wadah kedap udara

Baca Juga: Jangan Sampai Kaget Saat Puasa! Ini 7 Tips Siapkan Fisik agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar Selama Ramadhan

Simpan tempe dalam wadah tertutup rapat agar tidak terpapar udara langsung dan terkontaminasi bahan lain.

Kamu bisa memakai plastik wrap, aluminium foil, atau kotak makan tertutup.

6. Hindari freezer

Baca Juga: Minggu Seru, Konser Gratis Juicy Luicy Hari Ini di Mal Jakarta Selatan, Cek di Sini

Menyimpan tempe di freezer dapat mengubah rasa dan teksturnya.

Letakkan di rak kulkas biasa, lalu keluarkan 10–15 menit sebelum dimasak agar teksturnya kembali normal.

7. Perhatikan lama penyimpanan

Baca Juga: Jangan Asal Makan! 5 Sayuran Ini Perlu Dibatasi Penderita Kanker Payudara

Meski disimpan dengan benar, tempe umumnya bertahan hingga tiga hari.

Proses fermentasi tetap berjalan di dalam kulkas, sehingga penyimpanan terlalu lama bisa membuatnya cepat membusuk.

Dengan langkah yang tepat, kamu bisa menjaga tempe tetap segar, aman, dan lezat saat diolah. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.