Jakarta

Teuku Rassya Sungkem dan Peluk Hangat Tamara Bleszynski

Yusuf Doank | 15 April 2026, 20:10 WIB
Teuku Rassya Sungkem dan Peluk Hangat Tamara Bleszynski
Teuku Rassya Sungkem dan Peluk Hangat Tamara Bleszynski

AKURAT JAKARTA – Perselisihan Tamara Bleszynski yang sempat menjadi buah bibir publik usai momen pernikahan Teuku Rassya beberapa waktu lalu akhirnya menemui titik terang.

Rassya secara khusus menemui sang ibunda untuk bersimpuh dan memohon maaf, menandai berakhirnya polemik keluarga tersebut.

Melalui unggahan di media sosial pribadinya pada Selasa (14/4/2026), Tamara membagikan momen emosional saat sang putra sulung melakukan sungkem di hadapannya.

Baca Juga: Boleh Dicoba, Menjelajah Kuliner dalam Tren Open Trip Depok, Mulai Warung Artis hingga Ruang Interaksi

Tamara menuliskan pesan yang sangat menyentuh hati mengenai pertemuan tersebut.

Dia menekankan bahwa ikatan antara ibu dan anak tidak seharusnya dinilai dari persepsi keliru orang luar yang hanya melihat dari kejauhan.

“Alhamdulillah, 14 April 2026. Ada getar yang tak mampu dieja oleh kata, atau diartikan oleh persepsi keliru yang ditafsirkan oleh mereka yang hanya melihat dari tepian,” tulis Tamara melalui akun Instagram @tamarablezynskiofficial.

Dalam foto yang dibagikan, terlihat suasana penuh keharuan saat Rassya bersimpuh di pangkuan Tamara, yang kemudian dibalas dengan pelukan hangat dan ciuman kasih sayang dari sang ibu.

Kehadiran Rassya dan adiknya, Kenzou, disebut Tamara sebagai penyejuk jiwa dan alasan utamanya untuk terus melangkah maju.

Bagi aktris senior ini, bakti yang ditunjukkan anak-anaknya merupakan hadiah yang paling berharga.

“Mama selalu merasakan ketulusan itu nyata dalam hangatnya pelukan kalian. Terima kasih, Rassya & Kenzou, telah menjadi penyejuk jiwa dan alasan Mama untuk terus melangkah. Bakti kalian adalah hadiah terindah,” ungkapnya.

Momen rekonsiliasi ini seolah menepis segala spekulasi negatif yang sempat beredar mengenai hubungan mereka.

Dengan berakhirnya polemik ini, keharmonisan keluarga kembali terajut, membuktikan bahwa komunikasi dan kerendahan hati menjadi kunci penyelesaian dalam setiap dinamika keluarga.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y