Cuma Dicetak 1.000, Batavia Heritage Passport Ajak Wisatawan Jelajah Kota Tua

AKURAT JAKARTA - Apa jadinya jika menjelajahi sejarah Kota Tua Jakarta dibuat seperti sebuah misi untuk mengumpulkan stempel?
Konsep tersebut kini hadir melalui Batavia Heritage Passport, paspor wisata yang mengajak masyarakat berjalan kaki menyusuri berbagai sudut kawasan bersejarah sambil mengoleksi cap dari setiap rute yang berhasil dituntaskan.
Batavia Heritage Passport diluncurkan di Jakarta Barat pada Jumat (28/8/2026) melalui kolaborasi Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta dan Mercure Jakarta Batavia.
Berbeda dari paspor perjalanan pada umumnya, buku ini tidak digunakan untuk melewati perbatasan negara.
Fungsinya justru sebagai media koleksi sekaligus penanda pengalaman wisatawan selama mengikuti free guided walking tour di Kota Tua.
Edisi perdana Batavia Heritage Passport dicetak secara terbatas, yakni hanya 1.000 eksemplar.
Wisatawan sudah bisa mendapatkannya mulai Minggu (30/8/2026).
Konsep Batavia Heritage Passport berkaitan langsung dengan program Free Guided Walking Tour yang sebelumnya telah dijalankan UPK Kota Tua.
Tenaga Ahli Turis Guide UPK Kota Tua, Gil Ramadan, menjelaskan bahwa paspor tersebut berfungsi sebagai buku untuk mengumpulkan stempel dari enam rute tur.
"Heritage Pass adalah semacam buku paspor yang digunakan untuk mengumpulkan stempel. Stempelnya itu stempel tour dari enam rute walking tour yang dilaksanakan oleh UPK Kota Tua," kata Gil.
Baca Juga: Pernah Sulit Tidur di Tempat Baru? Fenomena Ini Menjelaskan Kenapa Otak Tetap Siaga
Dengan konsep ini, wisatawan memiliki tujuan tambahan ketika mengikuti tur.
Mereka bukan hanya berjalan mengikuti pemandu dan mendengarkan cerita sejarah, tetapi juga dapat membawa pulang tanda bahwa sebuah rute telah berhasil mereka selesaikan.
Setelah perjalanan berakhir, peserta bisa mendapatkan stempel di titik akhir tur dan membubuhkannya pada Batavia Heritage Passport.
Aktivitas tersebut sekilas sederhana.
Namun, konsep mengumpulkan stempel dapat memberikan sensasi seperti menyelesaikan sebuah misi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy
- 8Prediksi Skor Club Brugge vs RC Lens di UCL, 22 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Usai Kejutan di San Siro
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






