Jakarta

Tiket BIGBANG Jakarta Diburu, Ini Aturan Berbeda untuk Pengguna Indosat dan Pembeli Umum

Anggerhana Denni Rahmawati | 18 September 2026, 19:45 WIB
Tiket BIGBANG Jakarta Diburu, Ini Aturan Berbeda untuk Pengguna Indosat dan Pembeli Umum
Jangan sampai salah jalur, ini ketentuan war tiket BIGBANG Jakarta 2027.

AKURAT JAKARTA - Konser BIGBANG di Jakarta pada Januari 2027 mulai memasuki tahap penting bagi para penggemar.

Tiket untuk rangkaian BIGBANG 2026–2027 WORLD TOUR < XX : COSMOS > dijual melalui beberapa jalur dengan aturan yang tidak sepenuhnya sama.

Perbedaan tersebut membuat penggemar perlu memperhatikan jalur pembelian sejak awal.

Pengguna Indosat memiliki kesempatan melalui sesi presale khusus, sementara penggemar lainnya dapat mengikuti penjualan umum yang dibuka setelahnya.

Situasi ini membuat persiapan war tiket bukan hanya soal kecepatan masuk ke antrean.

Penggemar juga harus mengetahui platform yang digunakan, kode akses, hingga jumlah tiket yang boleh dibeli dalam satu transaksi.

Presale Indosat Punya Jalur Khusus

Penjualan tiket pada Sabtu (19/9/2026) dikhususkan bagi pengguna Indosat melalui Indosat Presale.

Penggemar yang ingin mengikuti jalur ini diwajibkan menggunakan aplikasi IOH/Indosat untuk melakukan pembelian.

Sebelumnya, pihak penyelenggara telah membagikan kode presale khusus pada 14 September.

Baca Juga: Tiket BIGBANG Jakarta 2027 Mulai Rp1,7 Juta, Cek Dulu Aturan Pembeliannya

Kode tersebut digunakan ketika sesi penjualan dibuka.

Proses pembelian dilakukan dengan masuk ke aplikasi, kemudian memilih Digital Hub atau logo More.

Setelah itu, pengguna dapat mencari dan memilih logo Loket, lalu memilih acara BIGBANG 2026-2027 WORLD TOUR IN JAKARTA.

Setelah masuk ke halaman acara, calon pembeli akan diarahkan ke antrean pembelian tiket.

Namun, ada batasan yang perlu diperhatikan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.