Jangan Anggap Remeh Kesemutan, Karena Bisa Jadi Tanda-tanda Stroke
Afriadi B | 6 Juni 2023, 18:08 WIB

AKURAT.CO - Kesemutan merupakan salah satu kondisi ketika tubuh merasakan sensasi seperti tertusuk jarum atau mati rasa di bagian tertentu.
Dalam istilah medis, kesemutan disebut juga sebagai parestesia. Kesemutan tak bisa dianggap remeh, karena bisa menjadi tanda adanya kerusakan saraf.
Gejala kesemutan dapat terjadi karena adanya hambatan pada sirkulasi darah atau tekanan pada saraf tertentu, seperti lengan yang tertindih ketika tidur atau saat duduk bersila.
Gejala ini bersifat sementara sehingga dapat menghilang ketika sudah tidak ada tekanan lagi dalam darah.
Selain itu, kesemutan juga dapat terjadi setelah melakukan gerakan secara berulang-ulang, seperti ketika melakukan olahraga, mengetik, atau bermain biola.
Selain karena ada tekanan pada saraf, kesemutan juga dapat terjadi dalam jangka waktu yang panjang karena penyakit tertentu.
Kesemutan yang berkepanjangan dapat menjadi salah satu gejala stroke ringan. Kondisi ini dipicu karena adanya penyumbatan darah pada otak.
Akibatnya, saraf-saraf tertentu pada tubuh mengalami kerusakan, termasuk saraf yang bertugas mengirim sinyal pada tangan.
Kesemutan yang menjadi tanda stroke biasanya dibarengi dengan gejala stroke lainnya, seperti pusing, hilang keseimbangan, kesulitan bicara, dan gangguan penglihatan.
Selain tanda stroke, kesemutan dalam jangka waktu yang panjang, juga bisa disebabkan oleh beberapa hal. Seperti:
- Kekurangan vitamin B12
- Penyakit infeksi: HIV/AIDS, herpes zoster, hepatitis B, hepatitis C, dan penyakit Lyme
- Penyakit sistem kekebalan tubuh: lupus, sindrom Sjögren, sindrom Guillain-Barré, penyakit celiac, dan rheumatoid arthritis
- Efek samping obat kemoterapi: obat antikejang, dan obat untuk HIV/AIDS
Maka dari itu, jika gejala kesemutan tidak kunjung berakhir, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



