Kenapa Orang Barat Lebih Suka Cebok Pakai Tisu, Sementara Orang Indonesia Pakai Air?

AKURAT JAKARTA - Membersihkan diri atau cebok setelah buang air besar merupakan rutinitas yang dilakukan hampir semua orang.
Namun, cara yang digunakan ternyata bisa berbeda jauh di setiap negara.
Masyarakat Indonesia umumnya mengandalkan air, sedangkan tisu toilet lebih lazim digunakan di sejumlah negara Barat.
Perbedaan ini bukan semata-mata persoalan pilihan pribadi.
Kebiasaan tersebut terbentuk melalui perjalanan panjang yang dipengaruhi budaya, kondisi lingkungan, hingga perkembangan teknologi.
Dari batu hingga tisu toilet
Sebelum tisu toilet modern dikenal luas, manusia menggunakan berbagai benda untuk membersihkan diri setelah buang air besar.
Pilihannya bergantung pada bahan yang tersedia, kebiasaan masyarakat, dan kondisi lingkungan.
Pada masa Romawi kuno, misalnya, batu pernah digunakan sebagai alat pembersih.
Sementara itu, penggunaan air telah menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: Mahasiswa UNS Asal Nigeria Ini Belajar Arti Peduli dari Pertanyaan Sederhana Warga Solo
Menariknya, tisu sebagai bahan pembersih justru memiliki jejak awal di China.
Dalam riset Toilet Hygiene in the Classical Era (2012), penggunaan tisu untuk keperluan tersebut disebut telah dikenal di sana sebelum berkembang di dunia Barat.
Di Eropa, penyebutan tisu toilet mulai ditemukan pada abad ke-16.
Perkembangannya kemudian semakin pesat seiring kemunculan produk tisu gulung pada akhir abad ke-19.
Iklim dan budaya ikut membentuk kebiasaan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



