Mahasiswa UNS Asal Nigeria Ini Belajar Arti Peduli dari Pertanyaan Sederhana Warga Solo

AKURAT JAKARTA - Bagi Mustapha Abolore Abdulwahab, menjalani kuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS) bukan sekadar perjalanan untuk mendapatkan gelar.
Mahasiswa asal Nigeria itu justru menemukan pengalaman budaya yang membuatnya melihat kebiasaan masyarakat Solo dari sudut pandang berbeda.
Salah satu pengalaman yang paling membekas terjadi ketika ia baru tiba di Indonesia.
Setiap kali keluar dari tempat tinggalnya, Mustapha kerap mendapat pertanyaan sederhana dari orang-orang di sekitarnya.
“Mas, mau ke mana?” menjadi pertanyaan yang sering ia dengar dari satpam, ibu kos, hingga tukang parkir.
Dalam bahasa Jawa, ia juga mengenal bentuk yang lebih halus, “Badhe tindak pundi?”
Bagi Mustapha, kebiasaan tersebut awalnya terasa asing.
Ia bahkan sempat mengira pertanyaan yang berulang itu sebagai bentuk interogasi.
“Bapak, Ibu, di negara saya, kalau banyak orang bertanya berulang-ulang ke mana Anda pergi, biasanya Anda sedang dalam masalah. Padahal saya hanya mau beli air,” tuturnya dalam sambutan wisuda.
Namun, pengalaman tinggal di Solo perlahan mengubah pandangannya.
Baca Juga: MagangHub Batch 3 Dibuka Oktober 2026, 70 Ribu Lebih Kuota Khusus Perusahaan Swasta
Mustapha menyadari bahwa pertanyaan tersebut bukan bertujuan mencampuri urusannya, melainkan menjadi cara masyarakat menunjukkan perhatian kepada orang di sekitarnya.
“Lama-lama saya mengerti: itu bukan interogasi. Itu cara orang di sini berkata, saya peduli kepada Anda,” ujarnya.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan Mustapha selama menempuh pendidikan di Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian UNS.
Ia tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga beradaptasi dengan budaya, membangun pertemanan, dan mengenal kehidupan masyarakat di Solo.
Menariknya, Mustapha bahkan mampu menggunakan bahasa Jawa dalam sambutannya. Ia membuka pidato dengan kalimat, “Kok iso tekan kene, ya?” yang menggambarkan rasa tidak percaya sekaligus syukur karena berhasil sampai pada tahap wisuda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





