Bagi Milenial dan Gen Z yang Ingin Rumah Sendiri, Ini 3 Strategi dari Menteri PUPR yang Harus Dilakukan

AKURAT.CO - Gaji yang terbilang pas-pasan ditambah dengan gaya hidup konsumtif telah menjadi tantangan besar bagi milenial dan gen Z dalam mencapai impian memiliki rumah sendiri.
Hasil survei dari Bank Indonesia mengungkapkan bahwa sekitar 81 juta milenial belum memiliki rumah sendiri.
Untuk sebagian dari mereka, bahkan memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sudah menjadi beban berat.
Apakah kamu juga mengalami hal serupa?
Baca Juga: Luar Biasa! Bupati Zaki Sukses Tingkatkan Realisasi Investasi Hingga Lebih Dari 90 Persen
Pemerintah melalui Kementerian PUPR tengah mencari solusi pembiayaan yang cocok bagi milenial dan gen Z, agar dapat memiliki rumah.
Salah satunya adalah berdiskusi dengan Kementerian Keuangan untuk mengusulkan subsidi bunga cicilan KPR oleh pemerintah.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, berharap agar bunga cicilan rumah bagi milenial dan Gen Z bisa ditekan hingga di bawah 8 persen.
Tentu saja, strategi-strategi pemerintah ini akan berhasil, jika kamu juga memiliki perencanaan keuangan yang tepat untuk mencapai impian memiliki rumah pertama.
Baca Juga: Ini 6 Alasan Kenapa Generasi Z Lebih Menyukai Musik Indie
Jadi, jangan menunggu lama, mari mulai lakukan 3 langkah ini:
1. Sisihkan minimal 10 persen dari penghasilanmu untuk DP rumah.
Semakin cepat kamu memulai, semakin besar dana yang dapat terkumpul. Pastikan untuk menyimpan tabungan ini di rekening terpisah agar tidak tergoda untuk menggunakannya untuk hal lain.
Tentukan juga budget rumah yang diinginkan sebelumnya, misalnya jika kamu mengincar rumah senilai Rp 700 juta, maka DP yang perlu disiapkan adalah Rp 105 juta atau setara dengan 15 persen dari harga jual.
2. Pilih properti harga maksimal 5 kali pendapatan tahunanmu.
Meskipun properti dengan harga tinggi menawarkan fasilitas yang lebih baik, kamu harus mempertimbangkan kemampuan finansialmu. Sebaiknya, properti yang kamu beli tidak melebihi 5 kali pendapatan tahunanmu.
Sebagai contoh, jika gaji tahunanmu adalah Rp 80 juta, maka properti yang cocok akan berada dalam kisaran Rp 350-400 juta.
Hal ini dapat membantu menghindari risiko kesulitan membayar KPR di masa depan.
Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Pabrik Sandal di Kapuk Muara, Sempat Terdengar 4 Kali Ledakan
3. Buat simulasi cicilan per bulan.
Setelah kamu menyiapkan DP dan menentukan harga properti, langkah terakhir adalah membuat simulasi cicilan per bulan.
Pastikan bahwa jumlah cicilan ini tidak melebihi 30 persen dari penghasilan bulananmu. Dengan cara ini, kamu dapat mengelola cash flow bulanan tanpa merasa terbebani.
Dengan perencanaan yang matang dan disiplin dalam mengatur keuangan, impian memiliki rumah pertamamu dapat menjadi kenyataan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Lowongan Kerja di MRT Jakarta Tahun 2026: Buka 19 Formasi Lulusan SMA/SMK hingga S1, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
- 2Sekjen Golkar Benarkan Nusron Wahid Mengundurkan Diri, Ada Kaitan dengan Kasus Korupsi HGB yang Diusut KPK?
- 3Asian Games 2026, Menpora Erick Thohir Target 4 Emas untuk Kontingen Indonesia
- 4Ketua Komisi D DPRD DKI Soroti Sampah Menggunung di Kapuk Muara, Duga TPS Ilegal dari Apartemen
- 5OMC Belum Efektif, Legislator Golkar Dadiyono Ingatkan Ancaman Kebakaran di Tengah Minim Hujan
- 6Soroti Pangan Murah Langka, Legislator Golkar Farah Savira Minta Kuota Ditambah dan Website Diperbaiki
- 7Kembali ke Timnas Indonesia, Dean James Targetkan Juara FIFA ASEAN Cup 2026
- 8Kapan Lagi? TMII Gratiskan Tiket Masuk Selama September 2026, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya!
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

