Jakarta

Bagi Milenial dan Gen Z yang Ingin Rumah Sendiri, Ini 3 Strategi dari Menteri PUPR yang Harus Dilakukan

Fadhil Dhuha Rizqullah | 15 September 2023, 19:58 WIB
Bagi Milenial dan Gen Z yang Ingin Rumah Sendiri, Ini 3 Strategi dari Menteri PUPR yang Harus Dilakukan

AKURAT.CO - Gaji yang terbilang pas-pasan ditambah dengan gaya hidup konsumtif telah menjadi tantangan besar bagi milenial dan gen Z dalam mencapai impian memiliki rumah sendiri.

Hasil survei dari Bank Indonesia mengungkapkan bahwa sekitar 81 juta milenial belum memiliki rumah sendiri.

Untuk sebagian dari mereka, bahkan memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sudah menjadi beban berat.

Apakah kamu juga mengalami hal serupa?

Baca Juga: Luar Biasa! Bupati Zaki Sukses Tingkatkan Realisasi Investasi Hingga Lebih Dari 90 Persen

Pemerintah melalui Kementerian PUPR tengah mencari solusi pembiayaan yang cocok bagi milenial dan gen Z, agar dapat memiliki rumah.

Salah satunya adalah berdiskusi dengan Kementerian Keuangan untuk mengusulkan subsidi bunga cicilan KPR oleh pemerintah.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, berharap agar bunga cicilan rumah bagi milenial dan Gen Z bisa ditekan hingga di bawah 8 persen.

Tentu saja, strategi-strategi pemerintah ini akan berhasil, jika kamu juga memiliki perencanaan keuangan yang tepat untuk mencapai impian memiliki rumah pertama.

Baca Juga: Ini 6 Alasan Kenapa Generasi Z Lebih Menyukai Musik Indie

Jadi, jangan menunggu lama, mari mulai lakukan 3 langkah ini:

1. Sisihkan minimal 10 persen dari penghasilanmu untuk DP rumah.

Semakin cepat kamu memulai, semakin besar dana yang dapat terkumpul. Pastikan untuk menyimpan tabungan ini di rekening terpisah agar tidak tergoda untuk menggunakannya untuk hal lain.

Tentukan juga budget rumah yang diinginkan sebelumnya, misalnya jika kamu mengincar rumah senilai Rp 700 juta, maka DP yang perlu disiapkan adalah Rp 105 juta atau setara dengan 15 persen dari harga jual.

2. Pilih properti  harga maksimal 5 kali pendapatan tahunanmu.

Meskipun properti dengan harga tinggi menawarkan fasilitas yang lebih baik, kamu harus mempertimbangkan kemampuan finansialmu. Sebaiknya, properti yang kamu beli tidak melebihi 5 kali pendapatan tahunanmu.

Sebagai contoh, jika gaji tahunanmu adalah Rp 80 juta, maka properti yang cocok akan berada dalam kisaran Rp 350-400 juta.

Hal ini dapat membantu menghindari risiko kesulitan membayar KPR di masa depan.

Baca Juga: Kebakaran Hebat Landa Pabrik Sandal di Kapuk Muara, Sempat Terdengar 4 Kali Ledakan

3. Buat simulasi cicilan per bulan.

Setelah kamu menyiapkan DP dan menentukan harga properti, langkah terakhir adalah membuat simulasi cicilan per bulan.

Pastikan bahwa jumlah cicilan ini tidak melebihi 30 persen dari penghasilan bulananmu. Dengan cara ini, kamu dapat mengelola cash flow bulanan tanpa merasa terbebani.

Dengan perencanaan yang matang dan disiplin dalam mengatur keuangan, impian memiliki rumah pertamamu dapat menjadi kenyataan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.