Ini Jejak Perjalanan Antiseptic, Band Punk Pertama di Indonesia

AKURAT JAKARTA - Punk hari ini sudah tak lagi terdeteksi nominalnya. Populasi mereka bahkan telah merambah ke pelosok kota-kota kecil.
Lantas, bagi yang ingin menggali sejarah, bagaimana dengan scene punk 23 tahun lalu? Yang diduga awal masuknya kultur tandingan (atau ada yang menganggap sub-kultur) tersebut ke Indonesia.
Antiseptic dinobatkan sebagai band punk pertama di Indonesia, tanpa perlu lagi asumsi dari para pengamat musik di Indonesia sekalipun.
Berawal dari kejengahan musik metal yang melanda di awal ‘90, membuat Berry dan Acid bereksplorasi pada sesuatu yang baru. Saat itu, mereka baru berusia 15-16 tahun.
Baca Juga: Hari Terakhir Jabat Bupati Tangerang, Bang Zaki Resmikan Masjid Nur Suvarna Sutra
Keduanya lalu mendirikan band punk/hardcore bernama Dickhead. Tak lama kemudian, mereka mengganti namanya menjadi Antiseptic.
Maka, berbicara Antiseptic tentu juga berbicara sejarah. Bagi Anda yang terlanjur tercebur dalam scene punk/hardcore dan melupakan itu semua, itu bukan salah Anda, selama 'kebodohan' orang-orang terdahulu tidak terulang.
Perjuangan mereka dalam spreading punk/hardcore in scene pun penuh pengorbanan tanpa dramatisir. Mulai dari setiap show yang diwarnai kerusuhan, pencekalan, hingga perkelahian antar genre.
Hakikat sebagai komunitas underground adalah bagian hikayat Antiseptic dan band-band semasanya.
Baca Juga: Akhir Pekan Ini Kawasan GBK Tertutup Untuk Umum, Ini Penyebabnya
Lemahnya infrastruktur, minimnya informasi, hambatan distribusi, etika do it yourself, adalah kepatutan untuk tetap eksis.
Fenomena tersebut, menurut Berry yang menganggap Antiseptic bukanlah sekedar band semata, melainkan juga sebuah movement.
Belum lama ini, Antiseptic merayakan anniversary gig ke-20 tahun. Tentu ini jadi band punk pertama kalinya yang merayakan-nya selawas itu.
Ajaib memang, sebuah band punk di Indonesia yang tak banyak mengharapkan sesuatu, bisa bertahan selama ini. Meski petualangannya tidak mulus dan banyak rintangan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




