Catat! Ini 5 Bahaya dari Kebiasaan Dikerok saat Masuk Angin

AKURAT JAKARTA - Dikerok menjadi salah satu metode tradisional yang kerap digunakan untuk mengobati masuk angin atau perut kembung.
Metode ini sudah ada berabad-abad lamanya dan masih banyak digunakan sampai saat ini.
Meski demikian, metode ini bisa menimbulkan efek samping atau bahaya jika dilakukan secara tidak tepat.
Bahaya itu bisa muncul dari tekanan yang terlalu keras atau alat yang digunakan tidak steril.
Baca Juga: ELF Wajib Marapat! Yesung Suju Bakal Konser di Jakarta Pas Hari Pahlawan
Dan berikut beberapa efek samping atau bahaya dari dikerok:
1. Iritasi Kulit
Penggunaan alat tumpul dan gesekan pada kulit dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, dan bahkan lecet pada kulit.
2. Luka dan Infeksi
Saat kulit dikerok, ada potensi untuk terbentuknya lecet, goresan, atau bahkan luka terbuka.
Jika alat yang digunakan tidak steril atau jika tekniknya tidak benar, risiko infeksi dapat meningkat bahkan bisa memerlukan tindakan.
3. Memar dan Nyeri
Proses dikerok bisa meninggalkan bekas berupa memar dan bisa sangat nyeri, terutama jika tekanan darah yang ditarik ke permukaan kulit terlalu kuat.
4. Patah Pembuluh Darah
Terlalu kuat atau terlalu lama dalam proses dikerok dapat merusak pembuluh darah di bawah kulit, yang dapat menyebabkan perdarahan di bawah kulit.
5. Efek Samping Tidak Terduga
Setiap orang memiliki respons tubuh yang berbeda terhadap praktik dikerok. Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi atau iritasi yang parah.
Nah, di atas sejumlah bahaya dikerok. Untuk meminimalisir beberapa dampak buruk di atas, disarankan untuk mengonsumsi obat herbal atau obat dari apotek. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





