Waspadai Bahaya Black Mold di Dinding, Ancaman Tersembunyi bagi Kesehatan

AKURAT JAKARTA - Pernahkah kamu melihat bercak hitam kehijauan di dinding rumah yang terasa lembap?
Jangan anggap sepele. Bercak tersebut bisa jadi adalah black mold atau jamur hitam yang merupakan jenis jamur beracun yang tumbuh di area lembap dan gelap.
Meskipun sering dianggap sekadar noda, keberadaan black mold sebenarnya merupakan tanda bahaya yang dapat mengancam kesehatan penghuni rumah.
Baca Juga: Lembah Tepus, Surga Air Jernih di Kaki Gunung Salak yang Dekat dari Jakarta
Tidak hanya merusak estetika dinding, jamur ini juga bisa memicu berbagai penyakit pernapasan dan alergi serius bila dibiarkan.
Black mold, yang secara ilmiah dikenal sebagai Stachybotrys chartarum, berkembang biak dengan cepat di lingkungan yang lembap, seperti kamar mandi, dapur, langit-langit, dan tembok yang pernah terkena bocor air.
Jamur ini menghasilkan spora mikroskopis yang mudah terbawa udara dan terhirup tanpa disadari.
Baca Juga: Ragunan Zoo, Wisata Edukatif Akhir Pekan untuk Mengenal Satwa Lebih Dekat
Ketika spora tersebut masuk ke saluran pernapasan, tubuh dapat bereaksi dengan batuk, pilek, bersin, atau bahkan sesak napas.
Pada individu dengan sistem imun lemah, paparan jangka panjang bisa menyebabkan infeksi saluran napas dan memperparah kondisi asma.
Menurut berbagai penelitian kesehatan lingkungan, paparan black mold juga dapat menimbulkan iritasi mata, kulit, dan tenggorokan.
Baca Juga: Dari Buku Hingga Tari, Inilah 5 Wisata Akhir Pekan Jakarta yang Bisa Kamu Nikmati Gratis
Anak-anak, lansia, serta penderita alergi menjadi kelompok yang paling rentan.
Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari bahayanya dan hanya menghapus jamur tersebut secara permukaan tanpa mengatasi sumber kelembapannya.
Akibatnya, jamur akan tumbuh kembali dalam waktu singkat.
Baca Juga: Warga Bisa Saksikan Kemeriahan HUT ke-80 TNI di Monas Secara Gratis Besok
Untuk mencegah black mold, penting menjaga rumah tetap kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Periksa kebocoran pipa atau atap secara rutin, dan bersihkan area lembap dengan larutan pemutih atau cuka.
Jika jamur sudah menyebar luas, segera hubungi tenaga profesional agar penanganan lebih aman dan tuntas.
Kesadaran akan bahaya black mold harus dimulai dari rumah sendiri.
Kesehatan keluarga bergantung pada lingkungan yang bersih, kering, dan bebas jamur.
Mengabaikannya sama saja membiarkan ancaman tak terlihat perlahan merusak tubuh kita dari dalam. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 2Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 4POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








