Jakarta

Tanaman Ini Mampu Bunuh 98% Sel Kanker Hanya dalam 16 Jam, Apakah Artemisinin Sama dengan Kenikir? Begini Penjelasannya

Sastra Yudha | 16 November 2023, 15:06 WIB
Tanaman Ini Mampu Bunuh 98% Sel Kanker Hanya dalam 16 Jam, Apakah Artemisinin Sama dengan Kenikir? Begini Penjelasannya

AKURAT JAKARTA - Beredar di media sosial (medsos) dan pesan berantai grups WhatsApp, yang menyebutkan bahwa tanaman bernama Artemisinin mampu membunuh 98 persen sel-sel kanker hanya dalam waktu kurang dari 16 jam.

Klaim tersebut dikatakan berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Life Science.

Disebutkan pula bahwa tanaman Artemisinin telah digunakan dalam pengobatan China sejak ribuan tahun lalu. Tanaman ini merupakan turunan dari tanaman Apsintus (Artemisi Annua).

Bahkan, katanya, jika tanaman Artemisinin tersebut dikombinasikan dengan tanaman Apsintus, maka hasilnya akan menghilangkan hampir sepenuhnya dari sel-sel kanker di tubuh kita.

Baca Juga: Promo Buy 1 Get 1 Tiket Film Gampang Cuan yang Dibintangi Anya Geraldine dan Vino G Bastian, Simak Sinopsisnya Sebelum Nonton di Bioskop

Di masa lalu, konon tanaman ini digunakan sebagai obat Anti Malaria. Kini, tanaman Artemisinin terbukti secara efektif mampu melawan sel kanker juga.

Saking ampuhnya, ekstrak tanaman ini Artemisinin ini telah menjadi barang langka. Harga ekstrak tanaman Artemisinin ini konon sangat mahal.

The bioengineers Henry Lai dan Narendra Singh dari University of Washington, adalah dua ilmuwan yang pertama kali menemukan khasiat tanaman Artemisinin ini.

Hasil penelitian keduanya telah membuktikan bahwa sel kanker akan mengalami APOPTOSIS (hancur dengan sendirinya) setelah terkena zat-zat yang terkandung dalam Artemisinin ini.

Disebutkan pula bahwa produsen farmasi Perancis "Sanofi" berusaha memproduksi sekitar 50-60 ton Artemisinin setiap tahunnya, dan berharap jumlah tersebut dapat memenuhi permintaan pasar dunia.

Baca Juga: Konser Musik Kemanusiaan Untuk Gaza, Nonton Sambil Berdonasi, Ada David Bayu, Efek Rumah Kaca hingga Seringai, Cek di Sini

Konon, Tanaman Artemisinin ini banyak tumbuh di Indonesia. Hanya saja, masyarakat Indonesia banyak yang belum tahu. Di Indonesia, tanaman Artemisinin ini disebut atau dinamai Kenikir.

Benarkah Artemisinin sama dengan Kenikir? Jawabannya adalah tidak sama atau berbeda.

pakar Farmakologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK-UB) Malang, Dokter Hikmawan Wahyu Sulistomo, menjelaskan bahwa artemisinin dan kenikir adalah tanaman yang berbeda

Artemisinin adalah kandungan dari tanaman bernama latin Artemisia Annua yang dalam bahasa indonesia sering disebut Ganjo Lalai. Sementara Kenikir memiliki nama latin Cosmos Caudatus.

Jika dilihat dari daunnya, selintas terlihat kedua tanaman ini nampak sama dengan bentuk daun yang majemuk menyirip. Namun jika kita lihat lebih dekat dan seksama akan terlihat perbedaan, terutama ukuran daun.

Baca Juga: TERNYATA Ini Dampak Boikot Produk Pro Israel di Indonesia, Bisa Anjlok 50 Persen

Daun Kenikir agak lebih besar tetapi daun Artemisinin lebih halus. Daun inilah merupakan bagian tanaman yang digunakan dan mengandung senyawa bioaktif dan berpotensi sebagai bahan baku obat alami.

Berdasarkan klasifikasi tanaman, kedua tanaman ini dari rumpun yang sama yaitu dari Ordo Asterales dan Famili Asteraceae. Namun pada tingkat Genus, kedua tanaman ini berbeda. Kenikir dari genus Cosmos, sedangkan Artemisinin dari genus Artemisia.

Dengan demikian, klaim tentang tanaman Kenikir dapat membunuh sebanyak 98% sel kanker hanya dalam waktu 16 jam adalah tidak benar alias hoaks.

Meskipun tanaman Kenikir memang memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk obat kanker, namun butuh penelitian lebih lanjut untuk membuktikan bahwa keampuhannya sama dengan Artemisinin. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.